DaerahTopik Terkini

Ketua MA Ingatkan Keseragaman Penerapan Hukum dan Pentingnya Rasa Syukur bagi Aparatur Peradilan

Malang, GemaTipikor – Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Sunarto, mengingatkan pentingnya keseragaman penerapan hukum serta penguatan integritas di lingkungan peradilan saat memberikan pembinaan kepada para hakim dan aparatur peradilan di Kota Malang, Jawa Timur, Jumat (12/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Mercure Malang tersebut merupakan bagian dari upaya Mahkamah Agung dalam memperkuat pemahaman bersama terkait kebijakan peradilan, menjaga profesionalisme, serta meningkatkan kualitas pelayanan hukum kepada masyarakat.

Dalam arahannya, Ketua MA menegaskan bahwa setiap hakim dan aparatur peradilan harus memiliki persepsi yang sama dalam menerapkan peraturan, kebijakan, pedoman, dan prinsip-prinsip hukum yang berlaku. Menurutnya, konsistensi penerapan hukum menjadi salah satu faktor penting dalam mewujudkan kepastian hukum dan menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan.

“Setiap peraturan, kebijakan, pedoman, dan prinsip hukum yang berlaku harus diterapkan secara seragam dan konsisten guna menjamin kepastian hukum, keadilan, dan kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan,” ujar Sunarto di hadapan peserta pembinaan.

Selain menyoroti aspek teknis dan kebijakan peradilan, Ketua MA juga memberikan penekanan pada nilai-nilai moral yang harus dimiliki oleh setiap aparatur peradilan. Ia mengingatkan pentingnya rasa syukur sebagai landasan dalam menjalankan tugas dan amanah negara.

Dalam materi pembinaan yang disampaikan, ditampilkan pesan bahwa “syukur adalah nikmat di atas nikmat” serta kutipan dari Jalaluddin Rumi yang menyatakan bahwa rasa syukur dapat menghadirkan kebahagiaan yang lebih besar dibandingkan nikmat itu sendiri.

Pesan tersebut, menurut Ketua MA, harus diwujudkan dalam bentuk kinerja yang jujur, bertanggung jawab, serta berorientasi pada pengabdian kepada masyarakat dan pencari keadilan.

Kegiatan pembinaan ini diharapkan dapat memperkuat soliditas dan kesamaan paradigma seluruh aparatur peradilan dalam menjalankan tugas yudisial maupun administratif. Dengan pemahaman yang seragam terhadap kebijakan Mahkamah Agung, kualitas pelayanan peradilan diharapkan terus meningkat seiring upaya mewujudkan lembaga peradilan yang modern, berintegritas, dan terpercaya.

Pembinaan rutin yang dilakukan Mahkamah Agung juga menjadi bagian dari strategi penguatan tata kelola peradilan untuk menjawab berbagai tantangan hukum dan tuntutan pelayanan publik yang semakin berkembang.

Reporter: Ali Han
Humas MA

Related Articles

Back to top button