PemerintahanTopik Terkini

Pemdes Begal Kec, Kedunggalar Bangun Talud Jalan Pertanian

Kades Berharap Bisa Menunjang Perekonomian Masyarakat Sekitar

GemaTipikor.comPemerintah Desa Begal, yang terletak di Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, telah mengumumkan alokasi dana desa tahap 1 untuk tahun ini. Dana sebesar Rp. 100.000.000 telah disetujui untuk memulai serangkaian proyek pembangunan, dengan fokus utama pada infrastruktur pertanian.

Salah satu proyek yang mendapat perhatian adalah pembangunan talud di sepanjang jalan pertanian Dusun Piji, dengan panjang total mencapai 183 meter. Dana tersebut akan digunakan untuk memperbaiki saluran air dan menjaga terkikisnya tanah sawah akibat air, terutama saat musim penghujan. Ketua Tim Pengawas Kegiatan (TPK), Saiful Rois,menegaskan pentingnya proyek ini dalam meningkatkan kualitas pertanian di wilayah tersebut.

Kepala Desa Begal, Yusuf Setiono,menunjukkan kesungguhan dalam memantau progres pembangunan, meskipun teriknya matahari. Ia menyatakan bahwa antusiasme warga sangat besar untuk melihat proyek selesai dengan cepat, terutama mengingat potensi dampak negatif yang dapat timbul jika pembangunan tidak dilakukan secara tepat waktu.

Proyek ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah desa untuk memastikan infrastruktur yang berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat lokal. Diharapkan, dengan penggunaan dana desa tahap 1 ini, akan terjadi peningkatan signifikan dalam sektor pertanian dan kesejahteraan petani di Desa Begal.

Dana Desa tahap Isebesar Rp.100.000.000 telah dialokasikan oleh pemerintah desa Begal Kecamatan Kedunggalar Kabupaten Ngawi untuk membangun talud sepanjang 183 meter di sepanjang jalan pertanian Dusun Piji RT 04 RW 04.

Saat melakukan tinjauan terhadap proyek pembangunan talud, Gematipikor.com melaporkan bahwa talud yang sedang dibangun merupakan bagian dari upaya Pemerintah Desa setempat untuk meningkatkan infrastruktur saluran air di sepanjang jalan sawah. Ketua Tim Pengawas Kegiatan (TPK), Saiful Rois, menyatakan bahwa proyek ini merupakan inisiatif yang penting dalam meningkatkan kualitas pertanian di wilayah tersebut. Dengan memperbaiki saluran air, diharapkan dapat mengurangi risiko banjir serta meningkatkan produktivitas pertanian bagi para petani di Dusun Piji. Tinjauan dilakukan pada Rabu, 3 Maret 2024, sebagai bagian dari monitoring dan evaluasi terhadap penggunaan dana desa yang telah dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur lokal.

Di tempat yang sama, Yusuf Setiono, Kepala Desa Begal, menegaskan bahwa meskipun teriknya matahari, hal itu tidak menghalangi dirinya untuk memantau progres pembangunan. Ia menambahkan bahwa antusiasme warga sangat besar untuk melihat proyek tersebut selesai dengan cepat. Menurutnya, keterlibatan aktif dari masyarakat merupakan kunci keberhasilan dalam pelaksanaan proyek pembangunan seperti ini. Dalam situasi tersebut, kehadiran dan dukungan langsung dari kepala desa memberikan semangat tambahan bagi warga serta menunjukkan komitmen pemerintah desa untuk memastikan pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan bermanfaat bagi seluruh komunitas lokal.

Ia menambahkan bahwa upaya pembangunan talud di sepanjang jalan sawah tidak hanya bertujuan untuk menjaga terkikisnya tanah sawah akibat air, tetapi juga untuk mengantisipasi masalah yang dapat timbul saat musim penghujan. Tanpa adanya talud yang memadai, dikhawatirkan tanah sawah akan tergerus oleh air hujan yang mengalir dengan deras, menyebabkan erosi dan merusak lahan pertanian. Hal ini dapat berdampak serius pada produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani setempat. Oleh karena itu, pembangunan talud menjadi langkah proaktif dalam menjaga keberlanjutan pertanian dan ketahanan pangan di wilayah tersebut.

(Red)

Related Articles

Back to top button