Gunungan “Sedekah Pasar: Ngrukti Bumi” Perdana Digelar di Ngawi Barat,
Ribuan Warga Padati Pasar Nglongkeh Sumar

Ngawi I GemaTipikor — Harmoni budaya, kuliner rakyat, dan kepedulian lingkungan berpadu indah dalam perhelatan Festival Gunungan bertajuk “Sedekah Pasar: Ngrukti Bumi” yang untuk pertama kalinya digelar di wilayah Ngawi Barat. Acara ini dipusatkan di Pasar Nglongkeh Sumar, Dusun Nglongkeh, Desa Gendingan, Kecamatan Widodaren, dan sukses menyedot perhatian ribuan pengunjung dari berbagai wilayah.
Festival yang berlangsung pada Minggu, (1 /02/2026) dimulai sejak pukul 05.30 WIB, menghadirkan nuansa sakral sekaligus meriah.

Gunungan berisi aneka sayuran segar dan kudapan tradisional menjadi simbol utama rasa syukur masyarakat atas berkah bumi, sekaligus magnet utama yang dinanti pengunjung dalam prosesi perebutan gunungan yang legendaris.
Tradisi Luhur dalam Balutan Pesta Rakyat
Tak sekadar ritual budaya, Festival Gunungan Nglongkeh Sumar dikemas sebagai pesta rakyat yang inklusif dan ramah keluarga. Pengunjung dimanjakan dengan wisata kuliner murah meriah khas daerah, hiburan keroncong syahdu dari grup Yezz You asal Ngawi, hingga area permainan anak dan spot foto tematik. Panitia juga menyediakan kupon diskon khusus sebagai bentuk apresiasi bagi para pengunjung.
Spirit “Ngrukti Bumi”: Syukur, Gotong Royong, dan Kepedulian Lingkungan
Mengusung tema Ngrukti Bumi—merawat dan memuliakan bumi—festival ini menjadi cerminan kuat kearifan lokal yang hidup di tengah masyarakat. Acara terselenggara berkat kolaborasi solid Karang Taruna Mekar Sari dan Bank Sampah GEMAR SAMPAH (Gerakan Masyarakat Sadar Sampah) Nglongkeh.
Di bawah kepemimpinan Iin Widayati, Bank Sampah GEMAR SAMPAH yang berdiri sejak 2022 dikenal inovatif dan kreatif dalam mengolah limbah menjadi beragam produk kerajinan dan pernak-pernik bernilai ekonomi. Tak hanya itu, Bank Sampah dan Karang Taruna Mekar Sari juga tercatat sebagai panitia sponsor berdirinya Pasar Sumar Nglongkeh, memperkuat peran generasi muda dalam membangun ekonomi kerakyatan berbasis lingkungan.

Dukungan Pemerintah dan Antusiasme Publik
Festival ini turut dihadiri Camat Widodaren Ardiansyah, S.STP., M.H., serta Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten Ngawi Peggy Yudho Subekti, S.STP., M.H. Kehadiran unsur pimpinan daerah tersebut menjadi wujud dukungan terhadap pelestarian budaya lokal dan penguatan ruang ekonomi masyarakat.
Di luar dugaan, antusiasme publik melampaui prediksi. Ribuan masyarakat dari berbagai penjuru memadati Pasar Nglongkeh Sumar sejak pagi hari, menjadikan festival ini salah satu agenda budaya rakyat paling semarak di awal tahun 2026.
Festival Gunungan “Sedekah Pasar: Ngrukti Bumi” bukan sekadar perayaan, melainkan penegasan bahwa tradisi, kreativitas, dan kepedulian lingkungan dapat berjalan beriringan—menghidupkan pasar, menguatkan kebersamaan, dan merawat bumi untuk generasi mendatang.(AS)





