NasionalSosial Budaya

Kemensos Salurkan 30 Mushaf Al-Qur’an Braille untuk Peserta PTQ Nasional

Jakarta, GemaTipikor – Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Sentra Wyata Guna Bandung menyerahkan 30 mushaf Al-Qur’an Braille kepada peserta sensorik netra dalam ajang Pekan Tilawatil Al-Qur’an (PTQ) ke-55 Tahun 2026 yang digelar LPP RRI tingkat nasional,(Senin, 2 Maret 2026).

Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan hak akses keagamaan bagi penyandang disabilitas netra. Kemensos menyatakan, penyediaan mushaf Braille merupakan bagian dari komitmen memperkuat inklusi sosial melalui layanan asistensi rehabilitasi sosial yang adaptif dan berkelanjutan.

PTQ ke-55 tahun ini mengusung tema “Memperkuat Generasi Muda Qur’ani di Era Digital, Wujudkan Indonesia Emas 2045” dan berlangsung pada momentum bulan suci Ramadan. Kegiatan tersebut menjadi ruang pembinaan spiritual sekaligus penguatan karakter generasi muda.

Direktur Utama LPP RRI, I Hendrasmo, menekankan pentingnya nilai-nilai Al-Qur’an sebagai fondasi pembentukan karakter di tengah perkembangan teknologi digital.
“Nilai-nilai Al-Qur’an harus menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual dan digital tetapi juga kuat secara moral, spiritual, dan berakhlak kemuliaan,” ujarnya.

Penyerahan mushaf Braille diharapkan tidak hanya mendukung kebutuhan peserta selama perlombaan, tetapi juga dapat dimanfaatkan dalam pembelajaran jangka panjang di lingkungan keluarga dan komunitas.

Salah satu peserta, Arianur, qari asal Banjarmasin, Kalimantan Selatan, menyampaikan apresiasinya atas bantuan tersebut. Ia menilai mushaf Braille sangat membantu penyandang disabilitas netra dalam membaca dan mengamalkan Al-Qur’an sehari-hari.

“Alhamdulillah, sangat senang mendapatkan Al-Qur’an Braille karena ini sangat bermanfaat bagi kami para disabilitas netra. Terima kasih kepada Kementerian Sosial,” ujarnya.

Pada PTQ ke-55, Arianur meraih Juara 1 kategori Tartil Sensorik Netra. Ia sebelumnya mencatat prestasi Juara 2 pada PTQ ke-52 di Aceh (2022) dan Juara 3 pada PTQ ke-54 di Yogyakarta (2024).

Kemensos menyatakan akan terus memperluas aksesibilitas bagi penyandang disabilitas di berbagai bidang, termasuk keagamaan, sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat yang inklusif dan berkeadilan sosial.

Reporter : AH
Penulis: Humas Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial

Related Articles

Back to top button