Kepala Desa Kedunggalar Bantah Keras Isu Nepotisme dan Politik Uang dalam Pengisian Perangkat Desa

Ngawi, Gema Tipikor — Kepala Desa Kedunggalar, Kecamatan Kedunggalar, Joko Waluyo, dengan tegas membantah seluruh tudingan yang menyebut adanya praktik nepotisme maupun politik uang dalam proses pengisian perangkat desa.
Saat ditemui awak media Gema Tipikor, Minggu, (16 /11/2025) Joko Waluyo menegaskan bahwa seleksi pengisian perangkat desa untuk posisi Kaur Pemerintahan dan Kasun Plosorejo dilaksanakan secara murni, bersih, transparan, dan jujur, sesuai regulasi yang berlaku.
Kades Joko Waluyo menilai isu tersebut hanyalah informasi menyesatkan yang sengaja disebarkan oknum tertentu untuk menciptakan kegaduhan di tengah masyarakat.
> “Proses pengisian perangkat desa di Kedunggalar sepenuhnya berjalan sesuai aturan. Tidak ada nepotisme, tidak ada politik uang. Jika tudingan itu benar, saya sanggup mempertanggungjawabkannya sampai dunia akhirat,” tegasnya.
Klarifikasi Kades dilakukan setelah beredar isu miring yang menyebut bahwa proses pengisian perangkat desa diduga sudah dikondisikan, bahkan disebut-sebut bahwa saudara N akan terpilih menjadi Kaur Pemerintahan dan saudara R akan terpilih menjadi Kasun. Isu tersebut kemudian memicu keresahan dan persepsi negatif di sebagian masyarakat.
Joko Waluyo menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar dan sama sekali tidak berdasar. Ia memastikan tidak ada pengkondisian ataupun pesan sponsor terhadap peserta mana pun.
Ia juga menambahkan bahwa pemerintahan desa berkomitmen menjaga integritas, profesionalitas, serta menjunjung tinggi nilai keadilan dalam setiap proses rekrutmen perangkat desa.
Dengan klarifikasi ini, Kepala Desa Kedunggalar berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dan tetap menjaga kondusivitas wilayah.(AS)





