Menteri ATR/BPN Paparkan Kinerja Triwulan I 2026, Serapan Anggaran Capai 20,10 Persen

Jakarta, GemaTioikor – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melaporkan capaian kinerja dan realisasi anggaran Triwulan I Tahun 2026 dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI di Gedung Nusantara, Jakarta, Selasa (31/3/2026).
Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, menyampaikan bahwa realisasi anggaran kementeriannya hingga akhir Maret 2026 telah mencapai 20,10 persen. Ia menyatakan optimisme bahwa angka tersebut akan terus meningkat seiring percepatan pelaksanaan program strategis di lapangan.
“Realisasi anggaran hingga akhir Maret 2026 telah mencapai 20,10%. Kami optimistis capaian ini akan terus meningkat,” ujar Nusron dalam paparannya.
Dalam kesempatan itu, Nusron juga memaparkan progres sejumlah Program Strategis Nasional (PSN) di sektor pertanahan. Beberapa program yang menunjukkan perkembangan antara lain pengukuran bidang tanah melalui Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), penyusunan peta bidang tanah, serta penanganan sengketa dan konflik pertanahan.
Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah kegiatan yang belum terealisasi. Nusron menegaskan bahwa kondisi tersebut bukan disebabkan hambatan, melainkan masih berada dalam tahap persiapan teknis dan administratif agar pelaksanaannya tepat sasaran.
Untuk mendukung pencapaian target, ATR/BPN menekankan pentingnya sinergi dengan DPR. Nusron berharap dukungan dan pendampingan dari Komisi II DPR RI dapat mempercepat pelaksanaan program sepanjang 2026.
Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Zulfikar Arse Sadikin, mengingatkan agar capaian kinerja pada triwulan berikutnya terus dioptimalkan dengan orientasi pada kepentingan publik.
“Kami meminta seluruh program dan anggaran tahun 2026 berorientasi pada outcome dan impact nyata bagi masyarakat, serta memastikan kepatuhan pelaksanaan belanja sesuai ketentuan,” tegas Zulfikar.
Rapat kerja tersebut turut dihadiri Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan beserta jajaran pejabat pimpinan tinggi di lingkungan ATR/BPN.
(AH)





