PSHT Cabang Ngawi dan Tim Beladiri Medis PSHT Tancap Gas Pengabdian
Baksos Terapi Jadi Gerakan Nyata Menyentuh Masyarakat Hingga Akar Rumput

Ngawi I GemaTipikor — Komitmen pengabdian tak sekadar slogan. Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Ngawi kembali menegaskan eksistensinya melalui kegiatan bakti sosial (baksos) terapi yang terbuka untuk umum pada Minggu (03/05/2026). Kegiatan ini menjadi representasi nyata peran PSHT sebagai organisasi yang tidak hanya membina fisik dan mental, tetapi juga hadir langsung menjawab kebutuhan masyarakat.

Menggandeng Tim Beladiri Medis PSHT, kegiatan ini menghadirkan layanan terapi yang menyentuh aspek kesehatan sekaligus memperkuat nilai kemanusiaan. Sinergi ini menegaskan bahwa PSHT bukan sekadar perguruan silat, melainkan gerakan sosial yang aktif, responsif, dan berorientasi pada kemaslahatan bersama.
Di bawah binaan Kang Mas Brigjend Pol Pujo Laksono serta dukungan pelatih Kang Mas Istiono, kegiatan ini mendapat arahan kuat agar terus berkembang dan berkelanjutan. Dalam keterangannya melalui sambungan telepon, Pujo Laksono menekankan bahwa warga PSHT harus mampu menjadi solusi di tengah masyarakat.
“Warga PSHT, khususnya di Cabang Ngawi, harus hadir membawa manfaat nyata. Baksos terapi ini bukan sekadar kegiatan, tetapi bentuk tanggung jawab sosial yang harus terus dijaga dan ditingkatkan,” tegasnya.

Semangat memayu hayuning bawono menjadi ruh dalam kegiatan ini—menghadirkan harmoni, memperindah kehidupan, dan menjaga keseimbangan sosial. Nilai tersebut tercermin dari antusiasme masyarakat yang memanfaatkan layanan terapi dengan penuh harapan.
Sementara itu, Kang Mas Istiono menegaskan langkah strategis ke depan yang lebih progresif dan menyentuh langsung masyarakat di tingkat bawah.
“Ke depan, Tim Beladiri Medis PSHT akan bergerak keliling ke setiap kecamatan hingga ranting di Cabang Ngawi. Tujuannya jelas, agar manfaat terapi ini bisa dirasakan lebih luas, merata, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Tingginya partisipasi masyarakat menjadi indikator kuat bahwa kegiatan ini sangat dibutuhkan. Kehadiran PSHT melalui layanan sosial semacam ini sekaligus mempertegas posisinya sebagai organisasi yang adaptif dan solutif di tengah dinamika sosial.
Dengan langkah nyata ini, PSHT Cabang Ngawi tidak hanya menjaga tradisi dan ajaran luhur, tetapi juga mengukuhkan diri sebagai kekuatan sosial yang mampu memberi dampak langsung bagi masyarakat luas.( AS )





