NasionalTopik Terkini

Forum Transportasi Indonesia-Australia Bahas Keselamatan dan Lingkungan Maritim

Jakarta, GemaTipikor – Selasa 12 Mei 2026. Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Australia kembali menegaskan komitmen bersama dalam memperkuat kerja sama keselamatan transportasi melalui penyelenggaraan Indonesia-Australia Transport Safety Forum yang berlangsung di Canberra dan Sydney, Australia, pada 4–8 Mei 2026.

Forum strategis tingkat pejabat tinggi tersebut digelar dalam kerangka kerja sama Indonesian Transport Safety Assistance Package (ITSAP) antara Indonesia dan Australia. Kegiatan ini menjadi wadah penguatan kolaborasi bilateral guna mendukung terciptanya sistem transportasi yang selamat, aman, dan berkelanjutan.

Delegasi Indonesia dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan, Arif Toha, didampingi Kepala Pusat Fasilitasi Kemitraan dan Kelembagaan Internasional (PFKKI) Amiruddin, Pelaksana Tugas Direktur Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP) Triono, serta perwakilan dari Basarnas, KNKT, AIRNAV, dan sejumlah unit kerja terkait di lingkungan Kementerian Perhubungan.

Sementara itu, delegasi Australia dipimpin Secretary of the Department of Infrastructure, Transport, Regional Development, Communications, Sport and the Arts, Jimm Betts. Forum tersebut juga dihadiri otoritas keselamatan transportasi, regulator maritim, dan pemangku kepentingan dari kedua negara.

Dalam forum itu, kedua negara membahas evaluasi kerja sama keselamatan transportasi yang telah berjalan sekaligus menyusun action plan kerja sama periode 2026–2027. Sejumlah isu strategis menjadi fokus pembahasan, di antaranya keselamatan pelayaran, perlindungan lingkungan maritim, peningkatan koordinasi pencarian dan pertolongan (SAR), investigasi insiden transportasi, penguatan kebijakan dan regulasi keselamatan transportasi, hingga peningkatan kapasitas kelembagaan dan sumber daya manusia di sektor transportasi.

Plt. Direktur KPLP, Triono, menjelaskan bahwa dalam rangkaian forum juga digelar Subworking Group Meeting antara Direktorat KPLP dan Australian Maritime Safety Authority (AMSA).

“Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas sejumlah program tindak lanjut di bidang perlindungan lingkungan maritim yang akan dilaksanakan secara kolaboratif,” ujar Triono.

Adapun program kerja sama yang akan ditindaklanjuti meliputi Basic Equipment Operation (BEO Training), OILMAP Training, SPILL ASIA, National Plan Exercise Australia, Regional MARPOL Exercise, dan Oil Sampling Training.

Melalui forum ini, Indonesia dan Australia menegaskan komitmen untuk terus memperkuat sinergi di sektor transportasi, khususnya dalam mewujudkan sistem transportasi yang selamat, aman, dan berkelanjutan guna mendukung konektivitas regional serta pertumbuhan ekonomi kedua negara.

Editor: AH

Related Articles

Back to top button