DaerahTopik Terkini

BUMDes Satar Kampas Gandeng SMKN 1 Lamba Leda untuk Pengadaan Benih Lele

Para perangkat desa dan kepala sekolah SMKN 1 Lamba Leda

Manggarai Timur, GemaTipikor – Pemerintah Desa Satar Kampas bersama Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Satar Kampas menggelar kegiatan penaburan 6.000 benih ikan lele di lokasi BUMDes Desa Satar Kampas, Kecamatan Lamba Leda Utara (Laut), Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Rabu (23/5/2026).

Program budidaya ikan lele tersebut menjadi salah satu langkah konkret pemerintah desa dalam mendorong penguatan ekonomi masyarakat sekaligus memenuhi kebutuhan pangan bergizi bagi warga.

Kepala Desa Satar Kampas, Ajidin Jafar, dalam sambutannya menyampaikan bahwa budidaya ikan lele merupakan program prioritas yang dikelola langsung oleh pengurus BUMDes bersama seluruh anggota.

Menurutnya, program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menambah pendapatan desa melalui pengelolaan usaha yang produktif dan berkelanjutan.

“Budidaya ikan lele ini menjadi salah satu upaya untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya dalam pemenuhan gizi keluarga. Selain itu, masyarakat juga lebih mudah mendapatkan ikan lele dengan harga yang terjangkau,” ujar Ajidin Jafar.

Kegiatan penaburan benih itu turut disaksikan sejumlah unsur masyarakat dan pengurus desa yang hadir memberikan dukungan terhadap pengembangan usaha desa tersebut.

Di tempat terpisah, Wakil Ketua BUMDes Satar Kampas, Yohanes Koten, menjelaskan bahwa modal pembelian benih berasal dari dukungan Kepala Desa Satar Kampas sebesar Rp16,8 juta.

Dana tersebut digunakan untuk membeli sebanyak 6.000 benih ikan lele yang didatangkan dari SMKN 1 Lamba Leda.
“Kami juga berencana menjalin kerja sama atau MoU dengan pihak sekolah untuk memenuhi kebutuhan benih ikan ke depan,” katanya.

Yohanes mengaku bersyukur atas dukungan penuh pemerintah desa terhadap pengembangan BUMDes. Ia menyebut Kepala Desa Satar Kampas aktif mendampingi pengurus, termasuk dalam proses pemberian pakan ikan setiap hari.

Menurutnya, hasil budidaya nantinya akan dijual dengan harga terjangkau dan keuntungan yang diperoleh akan diprioritaskan untuk kepentingan masyarakat Desa Satar Kampas.

“Kami ingin membangun untuk masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi. Semangat kebersamaan dan dukungan dari kepala desa menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan program ini,” tegasnya.

(Red)

Related Articles

Back to top button