NasionalOlahraga

Ghosun Iron Camp Prioritaskan Kesejahteraan Atlet Melalui Dukungan Gizi dan Pembinaan Profesional

Jakarta, GemaTipikor – Ghosun Iron Camp menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan atlet tinju melalui program pembinaan yang tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan teknik, tetapi juga memperhatikan kesejahteraan para atlet binaannya.

Sebagai bagian dari program pembinaan, sasana tinju tersebut menyediakan makanan bergizi berupa protein dan vitamin untuk membantu menjaga kesehatan, kebugaran, serta stamina atlet selama menjalani latihan intensif. Selain itu, para atlet juga mendapatkan dukungan berupa uang saku sebagai bentuk perhatian terhadap kebutuhan mereka selama mengikuti program pembinaan.

CEO Ghosun Iron Camp, Susanto, SH, mengatakan bahwa kepeduliannya terhadap kesejahteraan atlet berangkat dari pengalaman pribadi saat masih aktif sebagai atlet. Menurutnya, keterbatasan fasilitas dan minimnya dukungan yang pernah dirasakan menjadi motivasi untuk menghadirkan lingkungan pembinaan yang lebih baik bagi generasi atlet saat ini.

“Saya merasakan sendiri bagaimana beratnya perjuangan sebagai atlet ketika fasilitas dan dukungan masih sangat terbatas. Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat saya untuk terus berlatih. Pengalaman itu yang mendorong saya mendirikan pusat pelatihan olahraga agar para atlet mendapatkan perhatian dan dukungan yang layak,” ujar Susanto, Selasa (2/6/2026).

Ia menegaskan bahwa Ghosun Iron Camp berupaya menciptakan sistem pembinaan yang memungkinkan atlet berlatih dengan lebih fokus dan optimal. Menurutnya, pemenuhan kebutuhan gizi menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang performa atlet.

“Komitmen kami adalah membantu meningkatkan kesejahteraan atlet petinju, termasuk melalui penyediaan makanan bergizi secara gratis sebagai bagian dari pembinaan yang berkelanjutan,” katanya.

Sementara itu, Pembina Pak Uwah sebagai pelatih pelnas mendukung penuh atas berdirinya Ghosun Iron Camp, menilai konsep pengelolaan sasana yang diterapkan saat ini mengarah pada pengembangan industri olahraga yang lebih profesional. Ia menekankan pentingnya manajemen yang baik serta semangat solidaritas di antara insan tinju dalam membangun prestasi olahraga nasional.

“Ghosun Iron Camp hadir dengan manajemen yang baik dan menjunjung tinggi solidaritas sesama insan tinju. Kami berharap model pembinaan seperti ini dapat menjadi contoh positif bagi perkembangan olahraga tinju di Indonesia pada masa mendatang,” ujar Uwah.

Menurut pengelola, pendekatan pembinaan yang menyeluruh, mulai dari peningkatan kualitas latihan, pemenuhan kebutuhan gizi, hingga pemberian dukungan moral dan finansial, diharapkan dapat membantu mencetak petinju-petinju berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Program tersebut menjadi salah satu upaya untuk menciptakan lingkungan pembinaan olahraga yang lebih kondusif, sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya atlet melalui dukungan yang berkelanjutan.

Reporter: Ali Han

Related Articles

Back to top button