Perkuat Tata Kelola Program Hunian Rakyat, Pemerintah dan Danantara Perkuat Sinergi Pengawasan
Jakarta, GemaTipikor – Pemerintah bersama BP BUMN dan Danantara terus memperkuat tata kelola pelaksanaan program hunian rakyat guna memastikan setiap tahapan berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Langkah ini dilakukan untuk mendukung keberhasilan program prioritas nasional yang bertujuan meningkatkan akses masyarakat terhadap hunian yang layak dan terjangkau.
Penguatan komitmen tersebut dibahas dalam pertemuan yang berlangsung di Gedung Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Jakarta, Senin (22/6/2026). Pertemuan dihadiri Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria, Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh, Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani, serta Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait.
Pertemuan tersebut membahas penguatan tata kelola, pendampingan pengawasan, serta percepatan koordinasi lintas kementerian dan lembaga dalam mendukung pelaksanaan program hunian rakyat. Sinergi antarinstansi dinilai penting untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan, memiliki kepastian hukum, serta menjunjung tinggi prinsip transparansi dan akuntabilitas.
Pemerintah menilai pengawasan yang kuat menjadi salah satu kunci keberhasilan program strategis nasional. Dengan tata kelola yang baik, proses perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program dapat berlangsung lebih efektif, terukur, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Dony Oskaria menegaskan dukungan penuh terhadap program hunian rakyat dan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan untuk mempercepat realisasi program.
“Kami tentu mendukung penuh program ini. Tinggal bagaimana kita memastikan seluruh pihak bergerak bersama, sehingga program ini bisa berjalan lebih cepat, akuntabel, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Dony.
Melalui penguatan sinergi antara pemerintah, lembaga pengawasan, dan pengelola investasi negara, percepatan penyediaan hunian yang layak dan terjangkau diharapkan dapat terus ditingkatkan. Selain memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat, program ini juga diharapkan berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup dan pemerataan kesejahteraan di berbagai daerah di Indonesia.
Reporter: Ali Han





