NasionalPemerintahan

BP BUMN Perkuat AirNav Indonesia untuk Keselamatan Penerbangan Nasional

Jakarta, GemaTipikor – Badan Pengelola (BP) BUMN terus memperkuat peran strategis AirNav Indonesia dalam menjaga keselamatan penerbangan nasional. Upaya tersebut ditegaskan dalam rapat koordinasi yang dipimpin Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, bersama jajaran direksi AirNav Indonesia.

Pertemuan ini menjadi bagian dari langkah konsolidasi untuk meningkatkan kualitas layanan navigasi penerbangan di tengah pertumbuhan lalu lintas udara yang semakin pesat. Dalam rapat tersebut, berbagai strategi dibahas untuk memastikan sistem navigasi nasional mampu mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi secara optimal, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan.

AirNav Indonesia sebagai penyelenggara layanan navigasi penerbangan memegang peran vital dalam mengatur lalu lintas udara agar tetap aman, tertib, dan terkoordinasi. Penguatan kelembagaan dan sistem operasional dinilai menjadi kunci dalam menghadapi tantangan kompleksitas ruang udara nasional.

Selain itu, peningkatan kapasitas sistem berbasis teknologi menjadi fokus utama. Transformasi digital dalam navigasi penerbangan dinilai mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan lalu lintas udara, menjaga ketepatan waktu penerbangan, serta memastikan standar keselamatan sesuai praktik internasional tetap terjaga.

“Penguatan sistem navigasi berbasis teknologi menjadi langkah penting untuk memastikan layanan penerbangan yang semakin aman, efisien, dan berstandar global,” ujar Dony.

BP BUMN juga menekankan pentingnya inovasi berkelanjutan dan sinergi lintas sektor. Koordinasi yang erat antara AirNav Indonesia dengan operator bandara, maskapai penerbangan, serta regulator menjadi faktor krusial dalam mengoptimalkan pengelolaan ruang udara nasional.

Melalui penguatan sistem dan peningkatan kualitas layanan, AirNav Indonesia diharapkan mampu semakin memperkokoh perannya dalam menjaga keselamatan penerbangan sekaligus mendorong pertumbuhan sektor transportasi udara yang berkelanjutan. Langkah ini mencerminkan komitmen bersama dalam menghadirkan sistem penerbangan nasional yang modern, efisien, dan adaptif terhadap dinamika industri di masa depan.

(AH)

Related Articles

Back to top button