HukrimTopik Terkini

Curanmor Terekam CCTV di Rawamangun, Warga Minta Patroli Ditingkatkan

Jakarta,GemaTipikor – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali terjadi di wilayah Jakarta Timur. Peristiwa tersebut dilaporkan berlangsung pada Jumat, 20 Februari 2026, sekitar pukul 14.21 WIB di Jalan Melati Dalam No. 1, RT 4 RW 8, sebuah rumah kos berwarna putih di Kelurahan Rawamangun, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur.

Informasi mengenai kejadian ini beredar melalui grup WhatsApp RT 7 RW 8 Kelurahan Rawamangun dan dibagikan kepada warga pada Minggu (22/2/2026). Salah seorang warga, Bang Matyadi, menyebutkan bahwa peristiwa tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi.

Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar di lingkungan warga, diduga terdapat dua orang pelaku yang terlibat. Satu orang terlihat masuk ke area kos dan membobol kunci sepeda motor yang terparkir. Sementara satu orang lainnya diduga berperan sebagai pengawas situasi dengan menunggu tidak jauh dari lokasi.

Setelah pelaku pertama diduga berhasil merusak atau membobol kunci kendaraan, keduanya segera meninggalkan lokasi. Terduga pelaku yang sebelumnya menunggu di luar terlihat memutar arah dan mengikuti rekannya yang membawa sepeda motor tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh informasi resmi mengenai jenis dan nomor polisi kendaraan yang dicuri maupun identitas pemiliknya. Belum diketahui pula apakah korban telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian setempat.

Warga sekitar mengaku resah atas peristiwa itu. Mereka berharap aparat dari Polres Metro Jakarta Timur segera menindaklanjuti informasi yang beredar dan meningkatkan patroli di kawasan permukiman, khususnya rumah kos yang dinilai rawan menjadi sasaran kejahatan.

Sejumlah warga juga mengimbau penghuni kos dan masyarakat sekitar agar lebih waspada, memastikan kendaraan dalam kondisi terkunci ganda, serta memasang sistem pengamanan tambahan seperti alarm atau kunci cakram.

Peristiwa ini menambah daftar kasus curanmor yang menjadi perhatian di wilayah Jakarta Timur. Aparat kepolisian diharapkan dapat mengungkap pelaku dan kemungkinan jaringan yang terlibat guna memberikan rasa aman bagi masyarakat.

Berita ini akan diperbarui setelah terdapat keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun korban terkait perkembangan penyelidikan lebih lanjut.

(Alred)

Related Articles

Back to top button