Delapan Dekade Persit Berkarya, Dedikasi Sunyi yang Menguatkan Negeri

Ngawi I GemaTipikor — Semangat pengabdian yang tak lekang oleh waktu kembali digaungkan dalam momentum delapan dekade perjalanan Persit. Organisasi istri prajurit ini terus menunjukkan eksistensinya sebagai pilar ketahanan keluarga sekaligus mitra strategis dalam mendukung tugas-tugas TNI, tercurahkan dalam sebuah Puisi yang sangat indah .
Delapan Dekade Persit Berkarya
Berbalut seragam warna hijau
Disapu riasan tipis sederhana
Menenteng tas kecil sebelah kanan
Tangan kiri dihias arloji yang harganya tak seberapa
Sepatu wedges yang penting nyaman
Menambah anggun istri prajurit bergelar Persit
Kesederhanaan yang ditampilkan
Bukan tanpa alasan
Kemandirian untuk selalu siap saat dibutuhkan
Adalah ciri istri prajurit sejati
Jiwa terdidik sepi ing pamrih rame ing gawe
Filosofi yang sarat akan makna
Delapan dekade…
Menjadi bukti persit peduli untuk kemajuan bangsa
Kontribusi nyata dengan aksi sosial
Kemandirian dan ketangguhan menjadi orangtua tunggal
Saat sang prajurit menjaga perbatasan
Meski dedikasinya tak terlihat
Ikhlasnya bukti cinta dan doa
Karya puisi yang ditulis oleh Ny. Mei Fery Nugraha Darmawan, anggota Persit Kartika Chandra Kirana Ranting 4 Yon Armed 12 Cabang XXIII Men Armed 2 Koorcab Divif 2 Kostrad, menjadi refleksi mendalam atas perjalanan panjang tersebut—sebuah penghormatan elegan bagi perempuan-perempuan tangguh di balik seragam prajurit.(AS)





