Gelar Rakernis Gabungan Divisi 2026, Wakapolri Tekankan Tiga Fokus Utama Menuju Indonesia Emas

Jakarta Selatan, GemaTipikor – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mematangkan strategi penguatan institusi melalui Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Gabungan Divisi Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Gedung Rupattama Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan,(2 April 2026).
Kegiatan strategis berskala nasional ini dipimpin langsung oleh Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia, Dedi Prasetyo, serta dihadiri jajaran Pejabat Utama Mabes Polri. Di antaranya Dankorbrimob Polri Ramdani Hidayat, Kabaintelkam Polri Yuda Gustawan, Kabareskrim Polri Syahardiantono, Astamarena Kapolri Wahyu Hadiningrat, serta Wairwasum Polri Merdusyam.
Dalam arahannya, Wakapolri menegaskan tiga fokus utama yang menjadi pedoman seluruh jajaran Polri ke depan.
Pertama, penguatan sinergi lintas sektor dengan berbagai instansi guna meningkatkan efektivitas penanganan berbagai persoalan keamanan nasional.
Kedua, peningkatan profesionalisme anggota Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, seiring tuntutan publik terhadap institusi yang semakin transparan dan akuntabel.
Ketiga, kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan keamanan, termasuk mitigasi dan antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang diperkirakan meningkat pada musim kemarau 2026.
Selain itu, Wakapolri juga memberikan perhatian khusus pada tantangan di ruang digital. Ia menekankan pentingnya optimalisasi teknologi dalam mendukung kinerja kepolisian modern, termasuk penguatan patroli siber untuk menangkal penyebaran hoaks dan informasi negatif yang berpotensi memicu polarisasi sosial.
“Polri harus terus berbenah, meningkatkan kapasitas internal, serta menjaga stabilitas keamanan guna mendukung program pemerintah menuju Indonesia Emas,” tegasnya.
Melalui Rakernis Gabungan ini, Polri diharapkan mampu merumuskan langkah strategis yang lebih solid dan terintegrasi. Sinergi antar divisi, seperti Divisi Humas, Divisi Hukum, Divisi Hubungan Internasional, dan Divisi Teknologi Informasi dan Komunikasi, menjadi kunci dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) secara berkelanjutan di seluruh wilayah Indonesia.
(AH)





