Perkuat Ekonomi Desa, BUM Desa Bersama Ngawi Siap Melaju di Era Digital
Kegiatan peningkatan kapasitas BUM Desa Bersama DAPM se-Kabupaten Ngawi digelar di Sarangan .

Ngawi I GemaTipikor — Pemerintah Kabupaten Ngawi semakin serius dalam mendorong kemandirian dan penguatan ekonomi desa. Langkah strategis terbaru diwujudkan melalui suksesnya kegiatan Peningkatan Kapasitas Badan Usaha Milik Desa (BUM Desa) Bersama dan Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat (DAPM) se-Kabupaten Ngawi yang dilaksanakan di Sarangan selama tiga hari, mulai tanggal 31 Oktober hingga 2 November 2025.

Kegiatan ini secara spesifik berfokus pada persiapan pengelola BUM Desa Bersama untuk menghadapi tantangan dan peluang transformasi digital.
Fokus Utama: Penguatan SDM dan Digitalisasi Pengelolaan Usaha Desa
Acara yang diikuti oleh seluruh pengurus BUM Desa Bersama dan DAPM dari berbagai kecamatan ini diinisiasi sebagai respons terhadap revolusi digital, yang menuntut pengelolaan usaha desa menjadi lebih inovatif, transparan, dan efisien berbasis teknologi.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Ngawi, Budi Santoso, S.STP., M.Si., menekankan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kualitas manajemen dan pengembangan usaha BUM Desa Bersama serta DAPM agar adaptif terhadap perkembangan digital.
“Peningkatan kapasitas SDM pengurus dan pegawai menjadi kunci. Kami ingin memastikan Kepala Unit dapat mengoptimalkan peran mereka dalam mengembangkan sektor usaha berbasis potensi lokal dan mampu mengintegrasikan digitalisasi dalam layanan ekonomi desa,” ujar Budi Santoso.

Menghadirkan Narasumber Kompeten Lintas Sektoral
Untuk memberikan wawasan mendalam, kegiatan ini menghadirkan kolaborasi pemateri dari berbagai instansi dan akademisi:
1.Budi Santoso, S.STP., M.Si (Kepala DPMD Kab. Ngawi)
2.Devi Trianawati, SH (Analis Hukum Ahli Muda)
3.Istiana Wijayanti Mala, SE., MM (Dosen Universitas Soerjo Ngawi)
4.Lukas Kukuh Dwisarantyo, S.Sos., ME (Kepala Bidang Pelayanan Perizinan DPMPTSP)
Para narasumber membekali peserta dengan materi-materi krusial terkait tata kelola kelembagaan, regulasi usaha, inovasi pelayanan, dan praktik terbaik pemanfaatan teknologi digital dalam pengembangan unit-unit usaha BUM Desa Bersama.

Hasil Strategis yang Dicapai dan Direncanakan
Kegiatan yang dilaksanakan dalam format bimbingan teknis, diskusi instansial, dan forum penyusunan rencana kerja ini berhasil merumuskan beberapa hasil dan rekomendasi strategis:
Bidang Fokus Hasil yang Diharapkan/Direkomendasikan
Tata Kelola Terwujudnya optimalisasi peran Kepala Unit dan keselarasan teknis dalam sistem pengawasan.
Perencanaan Penyusunan Perencanaan Kegiatan dan Keuangan Tahun Anggaran 2026 yang terarah dan berkelanjutan.
Evaluasi Tersusunnya hasil evaluasi kegiatan dan keuangan tahun 2025.
Inovasi Sosialisasi dan penerapan sistem pengelolaan berbasis era digitalisasi untuk seluruh unit usaha.
Kegiatan ini menandai momentum penting dalam mendorong BUM Desa Bersama Ngawi agar semakin adaptif, inovatif, dan mampu menjadi pilar penguatan ekonomi rakyat. Sinergi antara pemerintah daerah, akademisi, dan pengelola usaha desa diharapkan mewujudkan visi: “BUM Desa Maju, Desa Kuat, Ekonomi Rakyat Berdaulat.” ( AS)

