Musyawarah Kecamatan Partai Golkar Kedunggalar Digelar Aklamasi
Suwandi Terpilih Pimpinan Periode 2026–2031

Ngawi I GemaTipikor — Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muscam) Partai Golkar Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, yang mengagendakan pemilihan Pimpinan Kecamatan, berlangsung khidmat dan demokratis melalui mekanisme aklamasi. Kegiatan tersebut digelar pada Sabtu (31/01/2026) di kediaman Arik Setiawan, selaku Pimpinan Kecamatan Golkar Kedunggalar periode sebelumnya.
Muscam ini dihadiri jajaran pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Ngawi serta seluruh pimpinan desa se-Kecamatan Kedunggalar. Proses musyawarah berjalan tertib, mencerminkan soliditas dan kedewasaan politik kader Partai Golkar di tingkat kecamatan.

Dalam sambutannya, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Ngawi, H. Imam Nasrulloh, S.E., M.Si., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada kepengurusan kecamatan dan seluruh pimpinan desa atas dedikasi serta konsistensinya menjaga marwah Partai Golkar di Kecamatan Kedunggalar.
“Meski saat ini belum memiliki wakil di lembaga legislatif, semangat dan militansi kader Golkar di Kedunggalar sangat luar biasa. Ini menjadi modal penting bagi kebangkitan Partai Golkar ke depan,” tegas Imam Nasrulloh.
Ia juga menyatakan keyakinannya bahwa pada Pemilu mendatang, Daerah Pemilihan (Dapil) 6 Kedunggalar–Paron mampu mengamankan satu kursi DPRD, seiring penguatan struktur dan kerja kolektif seluruh kader.
Pada agenda inti Muscam, berdasarkan dukungan 10 surat rekomendasi dari 12 desa se-Kecamatan Kedunggalar, Suwandi secara aklamasi ditetapkan sebagai Pimpinan Kecamatan Partai Golkar Kedunggalar periode 2026–2031.
Kegiatan dilanjutkan dengan prosesi serah terima Pataka Partai Golkar dari Pimpinan Kecamatan lama, Arik Setiawan, kepada Suwandi sebagai Pimpinan Kecamatan terpilih. Prosesi tersebut disaksikan langsung oleh jajaran pengurus DPD Partai Golkar Kabupaten Ngawi serta para pimpinan desa yang hadir.
Musyawarah ini menegaskan komitmen Partai Golkar Kecamatan Kedunggalar untuk terus memperkuat konsolidasi organisasi, menjaga soliditas kader, serta menatap agenda politik ke depan dengan optimisme dan semangat kebersamaan.(AS)





