Agus Suryonugroho: Kesadaran Masyarakat Kunci Keberhasilan Operasi Patuh 2026
Jakarta, GemaTipikor – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Agus Suryonugroho, menegaskan bahwa pelaksanaan Operasi Patuh 2026 akan mengedepankan pendekatan humanis, preventif, dan edukatif guna meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.
Menurut Agus, operasi yang dilaksanakan jajaran Korlantas Polri tersebut tidak semata-mata berfokus pada penindakan pelanggaran, tetapi juga bertujuan membangun budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan di tengah masyarakat.
“Prinsip kegiatan kita adalah mengutamakan humanis, preventif, edukasi. Tetapi pada pelanggaran-pelanggaran tertentu kami juga harus tegas. Salah satu contohnya adalah melawan arus, tidak memakai helm, menggunakan handphone saat berkendara, dan pelanggaran lainnya yang membahayakan keselamatan,” ujar Agus dalam keterangannya, Minggu (7/6/2026).
Ia menjelaskan, meskipun pendekatan persuasif menjadi prioritas, penegakan hukum tetap dilakukan terhadap pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas dengan tingkat fatalitas tinggi.
Korlantas Polri menilai upaya edukasi kepada pengguna jalan menjadi faktor penting dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan. Karena itu, personel di lapangan diarahkan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.
Melalui Operasi Patuh 2026, Polri berharap kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat sehingga tercipta kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di berbagai wilayah Indonesia.
Reporter: Ali Han





