Berita PilihanNasionalTopik Terkini

Di Tengah Proses Hukum, dr. Tifa Bersiap Hadapi Sidang Disertasi Program Doktor

Jakarta, GemaTipikor – Pengadilan Negeri Jakarta Timur menggelar sidang perdana perkara Nomor 301/Pid.Sus/2026/PN Jkt Tim dengan terdakwa Tifauzia Tyassuma atau dr. Tifa pada Kamis (2/7/2026). Perkara tersebut merupakan tindak lanjut proses hukum terkait polemik tudingan mengenai ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.

Di tengah proses hukum yang dijalaninya, dr. Tifa juga dijadwalkan mengikuti sidang disertasi program doktor pada Jumat (3/7/2026). Dengan demikian, ia menghadapi dua agenda penting dalam dua hari berturut-turut, yakni persidangan pidana dan ujian akademik.

Dalam program Head to Head yang tayang Rabu (1/7/2026), dr. Tifa mengatakan tengah mempersiapkan diri menghadapi dua tahapan yang menurutnya sama-sama menentukan.

“Besok sidang hukum, ujian hukum. Lusa ujian kedokteran,” ujar dr. Tifa.

Ia menyebut fokusnya saat ini terbagi antara persiapan menghadapi persidangan dan penyelesaian studi doktoralnya.

Pada kesempatan yang sama, dr. Tifa juga menyinggung proses hukum yang dijalani Roy Suryo. Menurutnya, meskipun keduanya menjalani persidangan di pengadilan yang berbeda, komunikasi dan dukungan tetap terjalin.

“Kita menghadapi dua persidangan yang berbeda, yang satu di Jakarta Selatan, satu di Jakarta Timur. Tapi itu tidak berarti bahwa kita berpisah jalan,” katanya.

Sebelumnya, kuasa hukum dr. Tifa, Azis Yanuar, menjelaskan kliennya ditangkap di apartemennya pada 19 Juni 2026 sekitar pukul 06.47 WIB sebelum dibawa ke Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan.

Menurut Azis, saat itu dr. Tifa tengah mempersiapkan ujian disertasi program doktor di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Ia kemudian tetap mengikuti ujian secara daring dari Polda Metro Jaya melalui sambungan virtual.

Sidang perdana di Pengadilan Negeri Jakarta Timur menjadi awal proses pembuktian perkara yang menjerat dr. Tifa. Sementara itu, sidang disertasi yang dijadwalkan sehari setelahnya menjadi tahapan akademik terakhir untuk menyelesaikan program doktor. Dua agenda tersebut menjadikan awal Juli 2026 sebagai periode penting bagi dr. Tifa, baik dalam proses hukum maupun perjalanan akademiknya.

Reporter: Ali Han

Related Articles

Back to top button