Gempabumi Tektonik M5,0 di Nusa Tenggara Barat, Tidak Berpotensi Tsunami

Jakarta, GemaTipikor – Gempa bumi tektonik mengguncang wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Rabu (15/4/2026) pukul 09.10.43 WIB. Berdasarkan analisis resmi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, gempa tersebut memiliki magnitudo terkini sebesar M4,9.
Episenter gempa terletak pada koordinat 7,18° LS dan 117,10° BT, atau berada di laut sekitar 137 kilometer arah timur laut NTB, dengan kedalaman mencapai 485 kilometer.
BMKG menjelaskan bahwa gempa ini termasuk gempabumi dalam (deep focus) yang disebabkan oleh aktivitas deformasi batuan di dalam lempeng bumi (slab pull). Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan adanya pergerakan turun (normal fault) sebagai pemicu utama.
Getaran gempa dilaporkan dirasakan di wilayah Kabupaten Badung dengan intensitas II MMI, yang berarti getaran dirasakan oleh beberapa orang dan benda ringan yang digantung tampak bergoyang.
Berdasarkan hasil pemodelan BMKG, gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Hingga pukul 09.30 WIB, pemantauan juga belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan (aftershock).
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan memastikan informasi yang diperoleh berasal dari kanal resmi yang telah terverifikasi, seperti situs resmi BMKG, media sosial @infoBMKG, serta aplikasi mobile resmi.
Plt. Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Dr. Rahmat Triyono, menegaskan pentingnya masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Editor: AH
Sumber: Dr. Rahmat Triyono.S.T.Dipl. Seis, M.Sc.





