NasionalSosial Budaya

Ketua Umum APTIKNAS–APKOMINDO Hadiri HUT ke-80 BSSN, Dorong Pengesahan RUU Keamanan Siber

Jakarta, GemaTipikor – Ketua Umum APTIKNAS dan APKOMINDO, Ir. Soegiharto Santoso, S.H. (Hoky), menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) yang digelar pada 6 April 2026 di kantor BSSN, Depok, Jawa Barat. Momentum ini mengusung tema “Kedaulatan Siber Memperkuat Ketahanan Nasional”, menegaskan posisi strategis keamanan siber dalam menjaga stabilitas negara di era digital.

Kepala BSSN, Letjen TNI (Purn.) Nugroho Sulistyo Budi, dalam arahannya menekankan bahwa keamanan siber merupakan ekosistem kompleks yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Ia menyebut sinergi antara pemerintah, industri, akademisi, komunitas, dan media menjadi kunci dalam membangun ketahanan siber nasional.

Sejumlah pejabat tinggi BSSN turut hadir dalam kegiatan tersebut, bersama para tokoh dan pemangku kepentingan yang menyampaikan pandangan terkait pentingnya kesinambungan pembangunan keamanan siber, baik dari sisi kebijakan, implementasi, maupun penguatan sumber daya manusia.

Dalam kesempatan itu, Hoky menegaskan dukungan terhadap percepatan pengesahan Rancangan Undang-Undang Keamanan dan Ketahanan Siber (RUU KKS). Ia menilai regulasi tersebut penting untuk memperkuat fondasi hukum dalam menghadapi ancaman siber yang semakin kompleks.
“Keamanan siber bukan lagi sekadar isu teknis, tetapi telah menjadi isu strategis nasional. RUU ini diperlukan sebagai payung hukum yang terintegrasi dan berkelanjutan,” ujarnya.

Menurutnya, kehadiran undang-undang tersebut akan memperjelas koordinasi antar lembaga, melindungi infrastruktur kritikal nasional, serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi serangan siber berskala besar.

Dalam rangkaian HUT, BSSN juga memberikan penghargaan kepada sejumlah media nasional atas kontribusinya dalam meningkatkan literasi keamanan siber. Penghargaan tersebut mencakup kategori Anugerah Media Produktif, Karya Jurnalistik, hingga Liputan Terbaik.

Hoky menilai langkah tersebut sebagai strategi tepat dalam membangun kesadaran publik.
“Media memiliki peran penting dalam membentuk literasi digital masyarakat. Apresiasi ini memperkuat ekosistem informasi yang kredibel dan edukatif,” katanya.

Sejalan dengan semangat kolaborasi, APTIKNAS bersama mitra strategis, termasuk BSSN, terus mendorong transformasi digital nasional melalui program Roadshow “AI Secure & Efficient” di berbagai kota di Indonesia.

Program ini menyasar sektor strategis seperti manufaktur, kesehatan, perbankan, dan hospitality, sekaligus menekankan pentingnya mitigasi risiko siber di tengah pesatnya adopsi teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI).

“Transformasi digital harus berjalan seiring dengan penguatan keamanan siber agar ekosistem digital tetap aman dan berkelanjutan,” jelas Hoky.

Hoky juga menyoroti pentingnya kedaulatan digital sebagai fondasi ekonomi nasional ke depan. Hal ini sejalan dengan penyelenggaraan National Cybersecurity Conference (NCC) yang rutin digelar sejak 2022 sebagai forum kolaborasi lintas sektor.

NCC 2026 dijadwalkan berlangsung pada 28–29 Oktober 2026 di Jakarta dan diharapkan menjadi momentum memperkuat sinergi nasional serta mendorong lahirnya kebijakan strategis di bidang keamanan siber.

Peringatan HUT ke-80 BSSN dinilai menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi nasional dalam menghadapi ancaman siber yang semakin dinamis. Dukungan regulasi, peran media, serta sinergi lintas sektor menjadi faktor kunci dalam membangun ketahanan siber Indonesia.

APTIKNAS, APKOMINDO, dan PERATIN menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan ekosistem digital yang aman, mandiri, dan berdaulat.

“Dengan kolaborasi yang kuat dan regulasi yang tepat, Indonesia berpeluang menjadi kekuatan digital yang diperhitungkan di tingkat global,” pungkas Hoky.

(AH)

Related Articles

Back to top button