Daerah

Polemik Sampah dan Bau di Pasar Ngale Disepakati Tuntas, Solusi Konkret Ditetapkan Bersama

Ngawi I GemaTipikor – Polemik tumpukan sampah dan bau menyengat di kawasan Pasar Ngale, Kecamatan Paron, akhirnya menemui titik terang. Menindaklanjuti pemberitaan media GemaTipikor terkait kondisi darurat sampah dua pekan lalu, Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, dan Tenaga Kerja (DPPTK) Kabupaten Ngawi,  Kusumawati Nilam Sulandrianingrum bergerak cepat turun langsung ke lapangan.

Pada Kamis (02/04/2026), Kepala Bidang Pasar DPPTK Ngawi, Yunika Nur Prasetyaningtyas , memimpin mediasi terbuka di lokasi Pasar Ngale. Forum tersebut mempertemukan berbagai pihak, mulai dari Koordinator Pasar Ngale Joko Suprapto, Kasun Ngale Bambang Sulistyo, tokoh masyarakat sekaligus Ketua BPD Desa Ngale Wahdiyono, hingga awak media GemaTipikor.

Pertemuan berlangsung tegas namun konstruktif. Semua pihak sepakat bahwa persoalan sampah tidak boleh lagi berlarut dan harus diselesaikan secara nyata, bukan sekadar wacana. Hasilnya, lahir sejumlah langkah konkret yang akan segera dieksekusi bersama.

Kesepakatan yang Ditetapkan:

Pengelola pasar bersama masyarakat lingkungan Pasar Ngale, di bawah koordinasi Kasun Ngale Bambang Sulistyo, akan segera melaksanakan kerja bakti massal untuk pengerukan dan pembersihan sampah secara menyeluruh.

Setelah area dinyatakan bersih, akan dipasang portal serta penyekat sementara guna mencegah pembuangan sampah liar di lokasi tersebut.

Pihak pengelola pasar akan menyediakan dua bak sampah khusus, dengan sistem pengangkutan rutin setiap dua hari sekali untuk menjaga kebersihan tetap terkontrol.

Dalam pernyataannya, Yunika Nur Prasetyaningtyas menegaskan bahwa kolaborasi menjadi kunci utama penyelesaian persoalan ini. Ia juga menyampaikan apresiasi atas kritik dan masukan dari masyarakat yang dinilai sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan pasar.

“Ini menjadi momentum penting untuk memperbaiki tata kelola pasar. Sinergi antara pemerintah, pengelola, dan masyarakat harus terus dijaga agar permasalahan serupa tidak terulang,” tegasnya.

Sementara itu, Kasun Ngale Bambang Sulistyo menyampaikan rasa terima kasih atas respons cepat dari DPPTK Ngawi dalam menindaklanjuti keluhan warga, khususnya terkait bau menyengat yang selama ini sangat mengganggu aktivitas masyarakat Dusun Ngale.

Dengan adanya kesepakatan ini, diharapkan Pasar Ngale tidak hanya bersih dari tumpukan sampah, tetapi juga kembali menjadi ruang ekonomi yang sehat, nyaman, dan layak bagi pedagang maupun masyarakat sekitar.(AS)

Related Articles

Back to top button