Berita InvestigasiTopik Terkini

Seorang Pekerja Tewas di Lantai 3 RS Rubini Mempawah, Kalimantan Barat

Mempawah, Gematipikor.com – Sebuah insiden tragis terjadi di Rumah Sakit Rubini, Mempawah, Kalimantan Barat, pada hari Selasa (5/8), malam sekitar jam 22.00 wib, Seorang pekerja ditemukan tergeletak diduga jatuh dari plafon di lantai 3 gedung A rumah sakit tersebut.

Keamanan pekerja menjadi sorotan utama dalam kejadian ini. Pihak manajemen rumah sakit seharusnya mengevaluasi dan meningkatkan standar keselamatan kerja untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang, Seperti Penggunaan K3 untuk keselamatan para pekerja bangunan khusus nya pekerjaan yang beresiko tinggi.

Korban, yang diketahui bernama EK (37), adalah seorang teknisi las yang tengah melakukan pengelasan pegangan lampu operasi pada fasilitas ruang operasi rumah sakit. Menurut Muhammad Irfan, sekitar pukul 10.00 WIB, EK dan beberapa teman, termasuk saya, bekerja di area atap lantai 3. Tiba-tiba, terdengar suara keras, dan EK ditemukan terjatuh di koridor lantai tersebut.

Bapak Syarif Imran Kasi Operasi RS, Dr, Rubini
Bapak Syarif Imran Kasi Operasi RS, Dr, Rubini

Bapak Syarif Imran, selaku kasi operasi RS Rubini, menjelaskan bahwa insiden ini diduga terjadi karena kesalahan langkah korban. “Korban diduga salah injak. Sebenarnya, lampu ruang kamar operasi itu sudah terpasang. Kejadiannya bukan jatuh dari ketinggian ke bawah, tetapi di lantai 3. Korban diduga salah injak plafon, sehingga plafon tersebut rubuh dan korban jatuh ke lantai. Di situ lah terjadi insiden yang sungguh tidak kita inginkan.

” Tim medis segera memberikan pertolongan pertama dan membawanya ke unit gawat darurat. Namun, sayangnya, nyawa EK tidak tertolong akibat cedera di belakang kepala yang dialaminya. “Secara fisik, luka korban tidak terlalu terlihat. Namun, kami menduga korban jatuh dengan kepala bagian belakang terlebih dahulu,” Karena alat medis di RSUD Rubini tidak lengkap, korban dirujuk ke RS Anthonius Pontianak, namun sayang dalam perjalanan korban sudah meninggal. Pungkas Imran pada 6/08/2024.

Istri Korban saat di temui, membenarkan suaminya kecelakaan kerja di RS Rubini, ” Saya belum bisa memberikan keterangan banyak – banyak, saat ini kami masih berduka, suami saya meninggalkan 2 anak, satu laki – laki dan satu Perempuan, pungkas istri korban.

Bersamaan sepupu korban Muhammad Irfan yang juga ikut bekerja di RS Rubini membenarkan kejadian yang menimpa saudaranya, ” Saat itu kejadiannya malam sekitar jam 22.00 malam, kami bekerja di situ atas panggilan pak Syarif Imran Selaku salah satu pegawai RS Rubini, Tapi mungkin sudah suratan dari atas, kami menduga korban salah injak Plafon saat itu, makanya langsung roboh plafonnya ke bawah di situ lah kejadian insidennya. Ujar Irfan.

Kepala Kepolisian Resor Mempawah, AKBP Sudarsono, melalui Humas Polres Mempawah membenarkan peristiwa tersebut, dan menyatakan bahwa pihaknya sudah mendatangi TKP, Mendata Identitas korban, mendata identitas para saksi, melaksanakan olah tempat kejadian Pertama, selanjutnya membuat laporan.

Untuk diketahui pihak keluarga sudah menerima, dan sudah di makamkan pada hari Selasa jam 9.00 wib di desa Kuala Secapa, demikian informasi dari Humas Polres.

Related Articles

Back to top button