HUT ke-75 PERSAJA, PWI Kejari Jaktim Soroti Sinergi Jaksa dan Pers

Jakarta, GemaTipikor – Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kejaksaan Negeri Jakarta Timur, Erfan Pratama, bersama Sekretaris Ali Hanafiah dan Bendahara Michael J. Manurung, menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Persatuan Jaksa Indonesia (PERSAJA), Rabu (6/5/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan di Gedung Prasada Sasana Karya, Jakarta Pusat, sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi PERSAJA dalam memperkuat institusi kejaksaan dan menjaga profesionalitas para jaksa di Indonesia.
Erfan Pratama menegaskan bahwa kejaksaan memiliki peran strategis sebagai lembaga penegak hukum sekaligus pengacara negara. Menurutnya, posisi tersebut sangat vital dalam menjamin keadilan dan kepastian hukum di tengah masyarakat.
Ia juga menyoroti pentingnya peran pers dalam mendukung proses penegakan hukum. Menurut Erfan, insan pers berfungsi sebagai jembatan informasi yang menyampaikan perkembangan hukum secara transparan, akurat, dan berimbang kepada publik.
“Selamat HUT ke-75 PERSAJA. Semoga semakin solid, profesional, dan terus menjadi garda terdepan dalam menegakkan hukum yang adil dan berintegritas,” ujar Erfan.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa sinergi antara kejaksaan dan media harus terus diperkuat. Kolaborasi yang konstruktif dinilai mampu mendorong keterbukaan informasi publik sekaligus mengawal jalannya proses hukum agar tetap berada pada koridor yang benar.
Sementara itu, Ali Hanafiah berharap momentum HUT ke-75 ini dapat semakin memperkuat sinergi antarpenegak hukum serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kejaksaan. Senada dengan itu, Michael J. Manurung menilai kolaborasi antara aparat penegak hukum dan media memiliki peran penting dalam membangun transparansi dan akuntabilitas.
Peringatan HUT ke-75 PERSAJA menjadi momentum refleksi bagi seluruh aparat penegak hukum untuk terus meningkatkan profesionalitas, transparansi, dan akuntabilitas, sekaligus memperkuat kemitraan dengan insan pers dalam menjaga demokrasi dan supremasi hukum di Indonesia.
Editor: AH





