Pendidikan

GPMB Kabupaten Ngawi Gaungkan Literasi Lingkungan pada Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026

Ngawi I GemaTipikor โ€“ Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB) Kabupaten Ngawi menggelar kegiatan literasi lingkungan di SLB Ngronggi, Minggu (7/6/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran masyarakat bahwa literasi dan kepedulian terhadap lingkungan merupakan dua hal yang saling berkaitan dalam membangun masa depan yang berkelanjutan.

Ketua GPMB Kabupaten Ngawi, Riana Fathonatul Qoidah, M.Pd, menegaskan bahwa literasi tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca dan memahami teks, melainkan juga sebagai sarana membangun kesadaran, karakter, dan tindakan nyata yang membawa manfaat bagi masyarakat serta lingkungan.

“Sebagai pegiat literasi, kita memahami bahwa membaca bukan hanya tentang membuka buku, tetapi juga membuka wawasan dan kesadaran. Literasi yang sesungguhnya adalah literasi yang mampu menggerakkan tindakan dan menghadirkan perubahan positif bagi kehidupan,” ujarnya.

Menurutnya, peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia menjadi pengingat bahwa manusia dan alam memiliki hubungan yang tidak dapat dipisahkan. Bumi telah menyediakan berbagai sumber kehidupan, sehingga sudah menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga dan melestarikannya.
Dalam konteks tersebut, komunitas literasi memiliki peran strategis dalam menumbuhkan kesadaran lingkungan. Melalui kegiatan membaca, menulis, berdiskusi, serta berbagi pengetahuan, nilai-nilai cinta lingkungan dapat ditanamkan sejak dini kepada generasi muda.

“Buku yang kita baca, cerita yang kita tulis, dan pengetahuan yang kita bagikan dapat menjadi media edukasi yang efektif untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan. Ketika seseorang memahami pentingnya menjaga alam, ia tidak hanya berbicara tentang perubahan, tetapi juga menjadi bagian dari perubahan itu sendiri,” tambahnya.

Riana meyakini bahwa GPMB memiliki potensi besar untuk menghadirkan gerakan yang tidak hanya mencerdaskan masyarakat melalui budaya membaca, tetapi juga menginspirasi lahirnya perilaku yang lebih ramah lingkungan. Sebab, budaya literasi dan budaya menjaga lingkungan memiliki tujuan yang sama, yakni menciptakan kehidupan yang lebih baik bagi generasi masa depan.

Melalui peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini, GPMB Kabupaten Ngawi mengajak seluruh pegiat literasi, pendidik, pelajar, dan masyarakat untuk terus menebarkan semangat literasi yang berpihak pada keberlanjutan lingkungan.
“Mari kita tanamkan kesadaran bahwa menjaga bumi adalah tanggung jawab bersama. Mengedukasi masyarakat tentang lingkungan merupakan bagian dari tugas mulia gerakan literasi. Membaca membuka wawasan, dan kepedulian terhadap lingkungan menjaga masa depan,” tegasnya.

Kegiatan yang berlangsung di SLB Ngronggi tersebut diharapkan dapat melahirkan lebih banyak gagasan, gerakan, dan aksi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung kelestarian alam. GPMB Kabupaten Ngawi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegiat literasi yang selama ini terus menyalakan cahaya pengetahuan dan menggerakkan budaya membaca di tengah masyarakat.

Literasi untuk Bumi, Pengetahuan untuk Masa Depan.” Sebuah semangat yang diharapkan terus tumbuh dan menginspirasi langkah nyata dalam menjaga lingkungan hidup demi generasi yang akan datang.(AS)

Related Articles

Back to top button