Berita PilihanNasionalTopik Terkini

Fit and Proper Test Badilag 2026 Dorong Terwujudnya Peradilan Agama Modern dan Berkelanjutan

Jakarta, GemaTioikor – Selasa 14 Juli 2026. Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama (Badilag) Mahkamah Agung membuka pelaksanaan Uji Kepatutan dan Kelayakan (Fit and Proper Test) Calon Wakil Ketua Pengadilan Agama/Mahkamah Syar’iyah Kelas IA, IB, dan II Tahun 2026. Kegiatan yang digelar secara daring pada Senin (13/7) itu diikuti sebanyak 211 peserta dari berbagai satuan kerja peradilan agama di Indonesia.

Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama, Muchlis, mengatakan seleksi tahun ini mengusung tema “Melalui Seleksi Calon Pimpinan Pengadilan di Lingkungan Peradilan Agama, Kita Tingkatkan Kualitas Kepemimpinan Badan Peradilan Menuju Peradilan Agama Modern yang Berkelanjutan.”

Menurutnya, tema tersebut mencerminkan komitmen untuk membangun kepemimpinan yang berkesinambungan melalui lahirnya pemimpin yang mampu mewariskan budaya kerja, sistem, dan inovasi bagi generasi penerus.

Dalam sambutannya, Muchlis mengingatkan pesan pimpinan Mahkamah Agung bahwa seorang pemimpin harus menjadi problem solver, bukan trouble maker, serta hadir untuk melayani masyarakat, bukan meminta dilayani.
Ia menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah dan sarana pengabdian kepada masyarakat, bukan sekadar simbol kekuasaan.

Berdasarkan data Badilag, seleksi diikuti oleh 211 peserta. Untuk kategori Pengadilan Agama Kelas IA, sebanyak 46 peserta dinyatakan lolos dari 48 pendaftar. Pada kategori Kelas IB, 132 peserta lolos administrasi dari 136 pendaftar. Sementara pada kategori Kelas II, tercatat satu peserta dinyatakan memenuhi persyaratan dari 27 peserta yang terdaftar.

Badilag menjelaskan bahwa proses seleksi tidak hanya didasarkan pada capaian angka atau jabatan struktural, tetapi juga mempertimbangkan kontribusi nyata calon terhadap kemajuan satuan kerja. Penilaian turut mengacu pada rekomendasi Badan Pengawasan Mahkamah Agung serta nilai Electronic Track Record (ETR) yang dimiliki Ditjen Badilag.

Rangkaian seleksi telah dimulai sejak 23 Juni 2026 dan akan berakhir dengan rapat pleno serta pengumuman hasil akhir. Pengumuman untuk calon Wakil Ketua Pengadilan Agama Kelas IA dijadwalkan pada 20 Agustus 2026, sedangkan hasil seleksi untuk Kelas IB dan Kelas II akan diumumkan pada 2 September 2026.

Muchlis juga meminta seluruh peserta memanfaatkan setiap tahapan seleksi untuk menunjukkan kompetensi, integritas, visi kepemimpinan, serta kemampuan menghadirkan solusi yang aplikatif bagi pengembangan lembaga peradilan.
Di sisi lain, jajaran penyelenggara diminta menjaga proses seleksi agar berlangsung secara transparan, objektif, dan akuntabel.

Menurut Badilag, tujuan utama pelaksanaan Fit and Proper Test ini adalah menghasilkan calon pimpinan Pengadilan Agama yang mampu memperkuat tata kelola peradilan yang akuntabel, profesional, inovatif, serta mendukung terwujudnya peradilan agama yang modern dan berkelas dunia.

Reporter: Ali Han

Related Articles

Back to top button