Mendes Yandri: BPD Jadi Kekuatan Strategis Membangun Desa Menuju Indonesia Emas 2045
Purwakarta, GemaTipikor – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menegaskan bahwa Badan Permusyawaratan Desa (BPD) merupakan kekuatan strategis bangsa dalam mendukung pembangunan desa sebagai fondasi pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan.
Pernyataan tersebut disampaikan Yandri saat menghadiri pelantikan Pengurus Pusat Persatuan Anggota Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (PABPDSI) serta peluncuran Program Retret Nasional BPD di Alun-alun Purwakarta, Senin (13/7).
Yandri menyampaikan keyakinannya bahwa kepengurusan baru PP PABPDSI di bawah kepemimpinan Fery Radiansyah akan semakin memperkuat pengabdian bagi kemajuan desa-desa di seluruh Indonesia.
Menurutnya, dengan jumlah 75.266 desa dan hampir satu juta anggota BPD, organisasi tersebut memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak pembangunan desa.
“Jumlah desa 75.266 dengan total anggota BPD hampir satu juta, ini menjadi kekuatan bangsa. Untuk itu selalu lakukan yang terbaik,” ujar Yandri.
Ia mengaitkan peran strategis BPD dengan pelaksanaan Asta Cita ke-6 Presiden Prabowo Subianto, yakni membangun dari desa dan dari bawah guna mewujudkan pemerataan ekonomi serta pemberantasan kemiskinan.
Sebagai tindak lanjut agenda tersebut, Kementerian Desa telah menerjemahkannya ke dalam program 12 Aksi Bangun Desa, Bangun Indonesia, yang mencakup berbagai program penguatan ekonomi desa seperti Desa Ekspor, Desa Wisata, Desa Tematik, pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), hingga Koperasi Desa Merah Putih.
Yandri menilai keberhasilan berbagai program tersebut sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan PABPDSI.
Mengutip pesan Presiden Prabowo, ia menekankan pentingnya kerja sama antarlembaga dalam membangun desa.
“Kita ini bukan Superman, tetapi Super Team. Jika kita kompak maka Indonesia Emas 2045 bisa terwujud,” katanya.
Ia juga menegaskan komitmen Kementerian Desa dan PDT untuk terus menjalin sinergi dengan PABPDSI dalam mempercepat pembangunan desa di berbagai wilayah Indonesia.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Staf Presiden sekaligus Ketua Dewan Pembina PP PABPDSI, Dudung Abdurachman, mengatakan BPD memegang peran penting dalam mengawal pelaksanaan program prioritas pemerintah di tingkat desa.
Menurutnya, desa bukan hanya wilayah administratif, tetapi juga pusat pertumbuhan ekonomi yang bertumpu pada nilai-nilai gotong royong, musyawarah, dan kepercayaan masyarakat.
Ia berharap kepengurusan baru PABPDSI mampu memperkuat tata kelola pemerintahan desa sekaligus mendorong percepatan pembangunan desa sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Acara tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri Ahmad Wiyagus, Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah, Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein, pejabat dari Kantor Staf Presiden, Kementerian Dalam Negeri, Badan Narkotika Nasional (BNN), serta jajaran Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal. Mendes Yandri didampingi Kepala Badan Pengembangan Informasi Mulyadin Malik dan Staf Ahli Sugito.
Reporter: Ali Han
Humas: Firman





