Ketua MA: PP IKAHI Tunjukkan Keadilan Berakar Kemanusiaan Lewat Donor Darah

Jakarta,GemaTipilor – Ketua Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia, Prof. Dr. Sunarto, S.H., M.H., menegaskan bahwa nilai keadilan yang ditegakkan di pengadilan harus berakar pada empati, kepedulian, dan tanggung jawab moral terhadap masyarakat. Penegasan tersebut disampaikannya saat membuka secara resmi Kegiatan Donor Darah yang diselenggarakan Pengurus Pusat Ikatan Hakim Indonesia (PP IKAHI) di Gedung Serbaguna MA, Kamis (5/2/2026).
Kegiatan donor darah ini merupakan agenda perdana dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 IKAHI Tahun 2026 yang mengusung tema “Hakim Terpercaya, Rakyat Sejahtera”. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Umum PP IKAHI, Prof. Dr. Yanto, S.H., M.H.
Dalam sambutannya, Ketua MA menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan kegiatan tersebut, khususnya kepada jajaran PP IKAHI, Korpri MA, Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta, serta seluruh pendonor yang telah berpartisipasi.
Menurut Prof. Sunarto, kegiatan donor darah ini mencerminkan kepedulian dan empati yang ditunjukkan oleh IKAHI, yang dilandasi semangat kebersamaan dan perhatian terhadap sesama manusia.
Ia menuturkan, IKAHI pada dasarnya merupakan organisasi profesi hukum yang menjadi wadah para hakim dalam meningkatkan kapasitas intelektual dan profesionalisme yudisial. Namun demikian, IKAHI telah melampaui peran tersebut.
> “Langkah dan kegiatan yang dilaksanakan IKAHI selama ini menunjukkan bahwa IKAHI bukan sekadar perkumpulan biasa, melainkan organisasi yang memiliki tanggung jawab moral dan sosial, baik terhadap anggotanya maupun masyarakat luas,” tegasnya.
Guru Besar Universitas Airlangga itu menambahkan, melalui kegiatan donor darah ini, IKAHI menunjukkan bahwa keadilan yang ditegakkan di pengadilan berakar kuat pada nilai-nilai kemanusiaan. Meski terlihat sederhana, sumbangan darah memiliki makna besar karena dapat menyelamatkan nyawa dan memberikan harapan bagi mereka yang membutuhkan.
Ia juga mengibaratkan pentingnya keadilan dalam kehidupan sosial sebagaimana darah bagi tubuh manusia.
> “Tanpa darah yang cukup, tubuh tidak dapat berfungsi. Demikian pula tanpa keadilan yang dijalankan dengan integritas dan berkeprikemanusiaan, kehidupan sosial akan pincang dan sendi-sendi berbangsa dapat runtuh,” ujarnya.
Selain kegiatan donor darah, Ketua MA berharap agar IKAHI terus memperluas kontribusinya bagi masyarakat. Dengan sumber daya manusia dan jejaring organisasi yang dimiliki, IKAHI dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak dalam membangun jejaring sosial yang berkelanjutan.
Menutup sambutannya, Prof. Sunarto menegaskan bahwa kegiatan sosial yang diinisiasi IKAHI merupakan investasi moral bagi institusi peradilan. Kehadiran IKAHI di tengah masyarakat melalui aksi nyata diyakini dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan sebagai institusi yang inklusif dan berpihak pada nilai-nilai kemanusiaan.
Kegiatan donor darah tersebut secara resmi dibuka dengan ketukan palu sebanyak tiga kali oleh Ketua MA, dilanjutkan dengan peninjauan pelaksanaan kegiatan oleh jajaran pimpinan Mahkamah Agung.
Repoerter : Alred
Penulis: Nadia Yurisa Adila





