Berita Pilihan

Pemerintah Kecamatan Kedunggalar Permudah Akses Layanan Kesehatan bagi Warga Tidak Mampu

Ngawi I GemaTipikor — Pemerintah Kecamatan Kedunggalar terus menunjukkan komitmennya dalam memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat berjalan optimal dan merata. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah dengan mempermudah proses pembuatan Kartu Indonesia Sehat Penerima Bantuan Iuran Daerah (KIS PBI-D) bagi warga tidak mampu.

Camat Kedunggalar, Dr. Arsad Ragandhi, S.IP., M.Si., menyampaikan bahwa program ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap warga yang membutuhkan akses layanan kesehatan, terutama mereka yang membutuhkan pengobatan rutin maupun dalam kondisi ekonomi lemah.

> “Tidak boleh ada warga Kedunggalar yang kesulitan berobat hanya karena persoalan administrasi atau keterbatasan biaya. Pemerintah hadir untuk melayani, bukan mempersulit,” tegas Camat.

Alur Verifikasi Pembuatan KIS PBI-D

Proses pengajuan KIS PBI-D dilakukan secara berjenjang dan terkoordinasi melalui:

1. Pemerintah Desa setempat

2. Kecamatan Kedunggalar

3. Dinas Kesehatan (MPP)

4. Dinas Sosial (MPP)

Dengan alur berjenjang tersebut, pemerintah memastikan bahwa penerima manfaat adalah warga yang benar-benar membutuhkan.

Persyaratan Pengajuan

Adapun berkas yang perlu disiapkan warga antara lain:

1. Surat pernyataan miskin dan ceklist diketahui Kades dan Camat

2. KTP (atau akta bagi yang belum memiliki KTP)

3. Kartu Keluarga (KK)

4. Foto rumah tampak depan, samping, dan belakang

5. Surat keterangan sakit dari Puskesmas atau Rumah Sakit

6. Fotokopi KIS (bagi yang memperpanjang atau pembaruan data)

Penting untuk Diperhatikan

Prioritas diberikan kepada warga yang membutuhkan pengobatan rutin setiap bulan dan keluarga tidak mampu.

Bagi peserta KIS yang telah meninggal dunia, keluarga wajib melaporkan ke BPJS Kesehatan untuk pembaruan data.

Bagi bayi yang baru lahir, orang tua diimbau segera melaporkan untuk pendaftaran KIS.

Camat Kedunggalar menegaskan bahwa pelayanan ini tidak dipungut biaya dan diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas kesehatan ini dengan baik.

> “Kami mengajak seluruh perangkat desa, tenaga kesehatan, dan masyarakat agar saling membantu memastikan program ini berjalan efektif. Semakin banyak warga kita terlindungi BPJS Kesehatan, semakin kuat jaminan sosial kesehatan di Kedunggalar,” tambahnya.

Dengan adanya langkah ini, Pemerintah Kecamatan Kedunggalar optimis bahwa kualitas kesehatan masyarakat akan meningkat dan tidak ada warga yang terhambat dalam mendapatkan layanan kesehatan yang layak.(AS)

“Kecamatan Kedunggalar – Pemerintah Hadir untuk Melayani.”

Related Articles

Back to top button