Berita Pilihan

Respons Cepat Pemerintah dan Polisi, Balap Liar di Jalan Angkasa Pura Dibubarkan

Kubu Raya I Gema Tipikor  –  Aksi balap liar yang kerap meresahkan masyarakat di Jalan Angkasa Pura, Kecamatan Sungai Raya, akhirnya dihentikan secara tegas. Penertiban dilakukan menyusul laporan langsung warga kepada Bupati Kubu Raya, Sujiwo, melalui media sosial.

Tanpa menunggu lama, jajaran Polres Kubu Raya bersama Polsek Sungai Raya segera bergerak ke lokasi dan membubarkan aktivitas ilegal yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan serta mengganggu ketertiban umum.

Bupati Kubu Raya Sujiwo mengapresiasi langkah cepat aparat kepolisian yang sigap menindaklanjuti aspirasi masyarakat. Menurutnya, kecepatan respons tersebut mencerminkan kehadiran negara dalam menjamin rasa aman warga.

“Sore hari saya menerima dua laporan masyarakat melalui media sosial. Alhamdulillah, di hari yang sama langsung ditindaklanjuti oleh Polres Kubu Raya dan Polsek Sungai Raya. Gerak cepat seperti ini patut diapresiasi,” ujar Sujiwo kepada awak media, Senin (26/1).

Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade menegaskan bahwa kepolisian tidak akan memberi ruang bagi praktik balap liar di wilayah hukumnya.

“Kami tegaskan, Polres Kubu Raya akan bertindak tegas terhadap segala bentuk balap liar. Aktivitas ini sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal, baik bagi pelaku maupun pengguna jalan lainnya,” tegas Aiptu Ade.

Selain aksi kebut-kebutan, kepolisian juga menyoroti maraknya penggunaan knalpot tidak standar atau knalpot brong yang memperparah gangguan kenyamanan warga.

“Kebisingan dari knalpot brong sangat meresahkan masyarakat. Kapolres berkomitmen melakukan penertiban secara rutin demi menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan publik,” tambahnya.

Di sisi lain, Bupati Sujiwo mengingatkan pentingnya peran keluarga, khususnya orang tua, dalam mengawasi aktivitas anak-anak agar tidak terjerumus ke dalam kegiatan berisiko tinggi.

“Ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Masih banyak kegiatan positif yang dapat dilakukan. Peran orang tua sangat menentukan agar anak-anak tidak terlibat dalam aktivitas yang dapat merusak masa depan mereka,” pungkas Sujiwo. (Bsg)

Related Articles

Back to top button