Bupati Tulungagung Terseret OTT KPK, Dugaan Korupsi Kembali Tampar Wajah Pemerintahan Daerah

Tulungagung I GemaTipikor — Aroma busuk praktik korupsi kembali menyeruak. Kali ini, nama Gatut Sunu Wibowo terseret dalam operasi senyap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui giat Operasi Tangkap Tangan yang digelar di wilayah Tulungagung.
Penangkapan yang berlangsung pada Jumat malam (10/4/2026) itu tak tanggung-tanggung. Selain sang bupati, belasan pihak lain turut diamankan—mengindikasikan adanya jejaring yang patut diduga terstruktur dan sistematis. Publik kembali dipaksa menelan kenyataan pahit: praktik korupsi masih mengakar di tubuh birokrasi.

Keesokan harinya, Sabtu pagi (11/4/2026), Gatut Sunu Wibowo tiba di Gedung Merah Putih KPK di Jakarta Selatan. Dengan pengawalan ketat, ia langsung digiring untuk menjalani pemeriksaan intensif. Wajah serius aparat penegak hukum seakan menjadi simbol bahwa perkara ini bukan kasus sepele.
OTT ini kembali menjadi tamparan keras bagi integritas pemerintahan daerah. Di tengah tuntutan transparansi dan akuntabilitas, justru muncul dugaan penyalahgunaan kewenangan yang mencederai kepercayaan publik.
KPK kini dituntut bergerak cepat, transparan, dan tanpa kompromi. Publik menanti—apakah kasus ini akan dibongkar hingga ke akar, atau kembali menjadi sekadar headline sesaat tanpa efek jera?
Satu hal pasti: ketika pejabat publik tersandung korupsi, yang runtuh bukan hanya jabatan—tetapi juga harapan rakyat.(AS)





