Front Komunitas Indonesia Satu (FKI 1) Ngawi Berbagi Beras dan Alquran

Ngawi.Gematipikor.com .Dewan Pimpinan Cabang ( DPC ) Front Komunitas Indonesia Satu (FKI 1) Kabupaten Ngawi mengadakan kegiatan sosial dengan berbagi Beras dan Al Qur’an .Kegiatan dilaksanakan pada hari Jumat (14/03/202 ) di Dusun Jarakan RT 02 RW 04 Desa Jenggrik Kecamatan Kedunggalar Kabupaten Ngawi.
Kegiatan sosial ini dilakukan dalam rangka Silaturohmi Buka Bersama Dan Tasyakuran Atas Kemenangan Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak ,ujar Arik Setiawan Sekretaris DPC FKI 1 Kab Ngawi.
Dalam kegiatan sosial ini juga dihadiri langsung oleh Ketua DPD FKI 1 Propinsi Jawa Timur, Bapak H. Lancur Soleh Abidin. SH,MH (Gus Soleh) beserta jajarannya dan hadir pula Ketua DPC FKI 1 Kabupaten Lamongan Bapak Subhan.
Dalam sambutannya Ketua FKI 1 Jatim Gus Sholeh menyampaikan bahwa Front Komunitas Indonesia Satu (FKI 1) adalah suatu ormas Independen yang senantiasa menjaga masyarakat agar tidak tersakiti oleh suatu kebijakan baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. FKI 1 Ngawi harus bisa menjadi garda terdepan untuk masyarakat yang terdzolimi
Gus Soleh juga menyoroti semakin menjamurnya minimarket Indomaret,Alfamart dan jaringan ritel modern di kabupaten Ngawi khususnya dan Jawa Timur pada umumnya.
Beliau mengungkapkan kekhawatirannya terhadap dampak ekspansi ritel besar terhadap usaha kecil masyarakat, khususnya warung-warung tradisional di pinggir jalan maupun di dalam kampung. Pertumbuhan Indomart, Alfamart yang semakin tidak terkendali ini sangat merugikan para pedagang kecil. Banyak warung milik masyarakat kehilangan pelanggan karena kalah bersaing dengan jaringan ritel besar yang memiliki modal lebih kuat serta strategi pemasaran yang lebih agresif.
Menurut Gus Soleh keberadaan Indomart, Alfamart yang terus bertambah seharusnya mengikuti regulasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah.Beliau menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki kewajiban untuk mengontrol perkembangan minimarket modern agar tidak berdampak negatif terhadap ekonomi rakyat kecil.
Dalam kesempatan nya juga diadakan dialog dengan beberapa masyarakat yang hadir.
Salah satu masyarakat yang hadir, Bapak Pardan bertanya dan mengeluh terkait dengan aturan BPJS kesehatan yang sekarang, saat ini BPJS kesehatan tidak bisa digunakan hanya untuk berobat biasa tapi BPJS kesehatan hanya bisa digunakan jika sakit nya masuk kategori berat atau sakit keras,Untuk kategori sakit biasa di haruskan membayar.
Menanggapi pertanyaan tersebut Gus Soleh menyampaikan bahwa masih adanya regulasi atau aturan yang tumpang tindih terkait BPJS Kesehatan tersebut,untuk itu apa yang menjadi keluhan masyarakat ini akan langsung di sampaikan ke Gubernur Jatim.

Selanjutnya diadakan acara penyerahan beras kepada masyarakat tidak mampu secara simbolis dan penyerahan Alquran kepada beberapa takmir masjid .
Ketua FKI 1 DPC Ngawi Bapak Bambang Edy ikut menyampaikan bahwa kegiatan sosial ini akan dilakukan secara rutin agar bisa meringankan beban bagi masyarakat kurang mampu.
Acara kegiatan sosial ini ditutup dengan Doa dan buka bersama .(AS)



