Outing Class SDN Jenggrik 2: Belajar, Bermain, dan Mengenal Nusantara di Yogyakarta

Ngawi I GemaTipikor – Semangat belajar tidak hanya tumbuh di dalam ruang kelas. Melalui kegiatan Outing Class yang diselenggarakan SDN Jenggrik 2, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, pada hari Minggu ,14 Juni 2026 puluhan siswa mendapatkan pengalaman belajar langsung di berbagai destinasi edukatif dan wisata unggulan di Yogyakarta.
Kegiatan yang diikuti oleh 33 siswa, 9 guru pendamping, dan 16 wali murid ini dipimpin oleh Ketua Ibu Dwi Ratna Wati. Dengan total 58 peserta, rombongan berangkat sejak dini hari untuk menjalani perjalanan edukatif yang dirancang menggabungkan unsur pembelajaran, rekreasi, dan penguatan karakter.
Sejak pukul 04.15 WIB peserta mulai berkumpul dan berangkat setelah melaksanakan salat Subuh. Perjalanan diawali dengan sarapan bersama sebelum mengunjungi Candi Prambanan, salah satu warisan budaya dunia yang menjadi simbol kejayaan peradaban Nusantara. Di lokasi ini, siswa diajak mengenal sejarah, arsitektur, dan nilai-nilai budaya yang menjadi bagian penting identitas bangsa Indonesia.
Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Jogja Bay Waterpark, tempat peserta menikmati berbagai wahana rekreasi yang sekaligus menjadi sarana membangun kebersamaan, sportivitas, dan keceriaan antar siswa.
Destinasi berikutnya adalah Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala, di mana para siswa memperoleh wawasan tentang dunia penerbangan, sejarah perjuangan bangsa, serta perkembangan teknologi kedirgantaraan Indonesia.
Kunjungan ini menjadi sarana pembelajaran yang memperluas wawasan sekaligus menumbuhkan rasa cinta tanah air.
Menjelang sore hari, rombongan menikmati makan bersama sebelum mengunjungi kawasan Malioboro, ikon wisata Yogyakarta yang memperkenalkan siswa pada kehidupan sosial, budaya, serta aktivitas ekonomi kreatif masyarakat setempat.
Ketua rombongan, Ibu Dwi Ratna Wati, menyampaikan bahwa kegiatan outing class merupakan bagian dari upaya sekolah menghadirkan pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna.
“Anak-anak tidak hanya memperoleh pengetahuan dari buku, tetapi juga belajar langsung dari lingkungan, sejarah, budaya, dan pengalaman nyata di lapangan. Harapannya, kegiatan ini dapat menambah wawasan, membangun karakter, serta mempererat hubungan antara sekolah, siswa, dan wali murid,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pendidikan yang berkualitas tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter, keterampilan sosial, serta pengalaman belajar yang mampu menginspirasi siswa untuk mengenal dunia lebih luas.
Dengan semangat kebersamaan dan pembelajaran kontekstual, Outing Class SDN Jenggrik 2 di Yogyakarta diharapkan menjadi pengalaman berharga yang akan dikenang para siswa sebagai bagian dari perjalanan pendidikan mereka menuju generasi yang cerdas, berkarakter, dan berwawasan kebangsaan.(Bambang)





