Jelang Musprov KONI Kalbar 2025, Sultan Syarif Melvin Alqadri Intensifkan Konsolidasi di 14 Daerah dan Serukan Kondusifitas

Pontianak I GemaTipikor 1 — Menjelang pemilihan Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Barat periode 2025–2029, Sultan Syarif Melvin Alqadri memperkuat langkah politik olahraganya dengan melakukan konsolidasi langsung ke 14 kabupaten/kota. Agenda ini dilakukan untuk menyelaraskan visi, program, serta arah pembangunan olahraga Kalbar bersama pengurus cabang olahraga dan KONI daerah.
Dalam rangkaian pertemuan tersebut, Sultan Melvin menegaskan pentingnya menjaga stabilitas dan kondusifitas menjelang Musyawarah Olahraga Provinsi (Musprov) yang akan digelar pada (6 /12/ 2025 ) Persaingan dinilai cukup ketat karena diikuti dua tokoh putra daerah yang sama-sama duduk sebagai anggota DPD RI, yakni dirinya dan Daud Jordan.
“Kompetisi ini harus berjalan jujur, tertib, dan sportif. Tidak boleh ada intervensi atau tekanan dari pihak manapun yang dapat memecah belah putra daerah. Fokus utama kita adalah membangun olahraga Kalbar menuju prestasi yang lebih tinggi,” ujar Sultan Syarif Melvin Alqadri.
Sultan Melvin menjadi kandidat pertama yang resmi mendaftar dan telah dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan administrasi oleh panitia penjaringan. Ia menekankan bahwa program olahraga tidak boleh berhenti pada seremoni atau target jangka pendek, tetapi harus menyentuh pembinaan akar rumput, tata kelola organisasi yang profesional, serta peningkatan kesejahteraan atlet.
Kunjungan konsolidasinya ke berbagai daerah menegaskan komitmennya mendorong pembangunan olahraga berkelanjutan. Ia menilai, sinergi antara pengurus cabang olahraga, KONI daerah, dan pemerintah daerah merupakan fondasi penting untuk memperkuat prestasi Kalbar di kancah nasional hingga internasional.
Selain membawa visi pembinaan olahraga, Sultan Melvin yang juga merupakan Sultan Pontianak menekankan pentingnya kepemimpinan yang amanah dan kolaboratif. Ia berharap, siapa pun yang terpilih nanti tetap mengutamakan kepentingan atlet dan kemajuan olahraga Kalbar di atas segala kepentingan kelompok maupun tekanan eksternal.
Dengan dukungan dari 22 pengurus provinsi cabang olahraga dan 5 KONI kabupaten/kota, Sultan Melvin tampil sebagai salah satu kandidat terkuat. Meski demikian, ia menegaskan bahwa esensi kontestasi bukanlah sekadar kemenangan personal.
“Yang terpenting adalah memastikan olahraga Kalbar tumbuh lebih profesional, terstruktur, dan mampu bersaing hingga tingkat internasional. Kita semua harus bersatu menjaga kehormatan dan persatuan putra daerah,” tutupnya. (TIM )





