
MAGETAN, Gematipikor – Dua pasangan calon (paslon) bupati–wakil bupati Magetan 2024, Nanik Endang Rusminiarti-Suyatni Priasmoro (NIAT) dan Sujatno-Ida Yuhana Ulfa (JADI) saling mengklaim unggul dalam quick count yang dilakukan internal masing-masing.
Paslon nomor urut 01, Nanik Sumantri–Suyatni diusung Partai Nasdem, PKB, Partai Golkar, dan Partai Gerindra ini lebih dulu menyatakan kemenangan atas dua paslon yang lain.

Juru bicara paslon 01, Didik Haryono, menjelaskan Nanik–Suyatni memperoleh 137.178 suara atau 34,79 persen. Unggul di atas Paslon 02 Hergunadi–Basuki yang memperoleh 131.355 suara atau 32,83 persen. Sedangkan Paslon 03 Sujatno-Ida Yuhana memperoleh suara sah 129.582 suara atau 32,37 persen.
’’Kami sampaikan pada masyarakat Magetan hasil perhitungan suara kami, saat ini Rabu (27/11) pukul 21.12, kami dari tim paslon 01 sudah melakukan dan menyelesaikan rekapitulasi seluruh TPS yang ada di Magetan. Hasilnya, paslon nomo urut 01 menjadi pemenang dalam Pilkada Magetan 2024,’’ klaim Juru Bicara Tim Pemenangan Paslon 01 Didik Haryono.
’Dengan hasil ini, sudah bisa dipastikan bahwa pasangan Bunda Nanik-Kang Suyat yang menjadi pemenang dalam Pilkada Magetan,’’ terangnya
Sementara itu ,dalam konferensi pers Rabu (27/11/2024) malam, Ketua Tim Pemenangan Paslon JADI, Hendrad Subiakto, mengklaim pasangan Sujatno-Ida Yuhana Ulfa unggul tipis dengan selisih 0,1% dari pasangan nomor urut 01, Nanik Sumantri-Suyatni Priasmoro. Selain itu, pasangan Sujatno-Ida juga mencatat keunggulan 1,2% dari pasangan nomor urut 02, Hergunadi-Basuki Babussalam. Namun Hendrad tidak memerinci secara detail perolehan suara tersebut.

Dalam Pilkada Magetan 2024, Sujatno berpasangan Ida Yuhana diusung empat partai politik (Parpol) yaitu PDI-Perjuangan, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Gelora.
Dia menyampaikan data persentase hasil suara yang telah dipaparkan tersebut diperoleh dari data C1 saksi yang ada di TPS dan hasil crosscheck dengan C1 situasi dari KPU yang telah masuk 100 persen.
“Selisih suara ini sangat tipis. Kami akan mengawal hasil ini dengan ketat, bersama para saksi, tim pemenangan, dan seluruh relawan hingga proses perhitungan resmi selesai di tingkat kecamatan dan kabupaten,” kata dia.(AS)





