Berita Pilihan

Warga Nusapati Melawan : PT Kalimantan Kelapa Jaya Diduga Serobot Akses Umum, Rekrutmen Mandek, dan Abaikan Hak Masyarakat Lokal

Mempawah I GemaTipikor — Suara penolakan warga Desa Nusapati, Kecamatan Sungai Pinyuh, akhirnya pecah. Kesabaran masyarakat atas aktivitas PT Kalimantan Kelapa Jaya yang dinilai semakin meresahkan kini mencapai titik didih. Pada Rabu (10/12/2025), warga kembali turun menyuarakan keresahan yang selama ini seperti dibiarkan menggantung tanpa solusi.

Warga RT 01 RW 01 menuding perusahaan telah melangkahi batas dengan memasuki area jalan milik warga—akses vital yang selama ini menjadi urat nadi aktivitas masyarakat. Dugaan penyerobotan akses umum ini dianggap sebagai tindakan semena-mena yang mencerminkan sikap abai terhadap hak-hak warga.

“Ini bukan sekadar jalan. Ini fasilitas hidup kami. Ketika perusahaan masuk seenaknya, itu sama saja menyingkirkan kami dari tanah sendiri,” keluh warga.

Selain persoalan lahan, kekecewaan yang tak kalah keras muncul dari sektor ketenagakerjaan. Warga menilai proses perekrutan PT Kalimantan Kelapa Jaya tidak transparan dan tidak berpihak kepada masyarakat sekitar. Beberapa warga bahkan mengaku sudah hampir dua tahun menanti kesempatan kerja yang tak kunjung diberikan.

“Kami merasa tidak diperhatikan. Jalan warga terdampak, sementara untuk bekerja di perusahaan yang ada di wilayah kami sendiri sangat sulit,” ujar salah satu warga dengan nada geram.

Kondisi ini semakin mempertebal dugaan bahwa kepentingan masyarakat lokal tidak menjadi prioritas perusahaan. Warga mendesak pemerintah daerah dan instansi terkait untuk turun tangan, melakukan audit menyeluruh, serta memastikan perusahaan tidak bertindak sewenang-wenang.

Gelombang protes ini menjadi sinyal keras bahwa toleransi masyarakat sudah mencapai batasnya. Bila keluhan terus diabaikan, warga menegaskan tak menutup kemungkinan akan mengambil langkah lebih besar demi mempertahankan hak mereka. (TIM)

Related Articles

Back to top button