Kapolres Ngawi dan KHDTK UGM Perkuat Barisan
Sinergi Pengamanan Hutan Pendidikan 2.041 Hektare Resmi Dikonsolidasikan

Ngawi I GemaTipikor — Langkah penguatan sinergitas lintas sektor dalam menjaga kawasan hutan pendidikan di Kabupaten Ngawi terus diperkuat. Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., didampingi Wakapolres Kompol Rizki Santoso, S.I.K., menerima kunjungan silaturahmi Direktur baru Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Teguh Yuwono, S.Hut., M.Sc., di ruang kerja Kapolres, Jumat (8/5/2026).
Pertemuan tersebut bukan sekadar agenda perkenalan pejabat baru, melainkan menjadi momentum strategis memperkuat kolaborasi pengamanan dan pengelolaan kawasan hutan pendidikan KHDTK UGM yang berada di Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi.
Diketahui, kawasan KHDTK UGM memiliki luas sekitar 2.041 hektare dan menjadi salah satu pusat pengembangan pendidikan, penelitian, serta pengelolaan kehutanan berkelanjutan di wilayah Jawa Timur.
Kunjungan ini juga menjadi bagian dari langkah konsolidasi KHDTK UGM dengan sejumlah instansi di Ngawi dan Blora pasca pergantian direktur pada April 2026 lalu. Dalam suasana penuh keakraban namun sarat pembahasan strategis, kedua pihak membicarakan berbagai langkah penguatan koordinasi demi menjaga stabilitas keamanan kawasan hutan dari potensi gangguan maupun aktivitas ilegal yang dapat merusak ekosistem.
Tak hanya itu, KHDTK UGM juga membuka peluang kerja sama konkret bersama Polres Ngawi, mulai dari patroli terpadu, pertukaran informasi lapangan, hingga penguatan komunikasi dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di kawasan hutan.
Kapolres Ngawi menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh terciptanya situasi yang aman, kondusif, dan produktif melalui sinergi aktif bersama seluruh stakeholder.
“Kami menyambut baik kunjungan ini sebagai bentuk sinergi antara kepolisian dengan pengelola KHDTK UGM dalam menjaga keamanan kawasan hutan sekaligus mendukung kepentingan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan,” tegas AKBP Prayoga Angga Widyatama.
Sinergitas ini dinilai penting di tengah meningkatnya tantangan pengelolaan kawasan hutan, mulai dari ancaman perambahan liar, potensi konflik lahan, hingga perlunya pengawasan berkelanjutan terhadap kawasan konservasi dan pendidikan.
Kolaborasi antara institusi kepolisian dan KHDTK UGM diharapkan menjadi fondasi kuat dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus memastikan kawasan tersebut tetap memberi manfaat bagi dunia pendidikan, penelitian, dan masyarakat luas.
( Bambang)





