Berita Pilihan

Baru 2 Bulan Dibangun, Jalan Rabat Beton di Sungai Kunyit Sudah Rusak — Warga Siap Lapor ke Kejaksaan

MEMPAWAH, – Proyek pembangunan jalan rabat beton di Gg. Nelayan RT.006/RW\.003, Desa Sungai Limau, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, menuai sorotan tajam. Belum genap dua bulan sejak rampung pada Desember 2024 lalu, jalan tersebut sudah mengalami kerusakan serius.

Pantauan lapangan, Senin (18/08/2025), memperlihatkan permukaan jalan mengelupas, kerikil berhamburan, serta menimbulkan debu. Proyek yang bersumber dari APBD Kabupaten Mempawah melalui Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun Anggaran 2024 itu diduga kuat dikerjakan tidak sesuai dengan spesifikasi teknis (RAB).

Poto/Budigautama/ Kondisi jalan rabat beton pada 18/08/2025

“Baru sebentar selesai, jalan sudah rusak. Kerikilnya bertebaran, permukaannya mengelupas. Mutunya jelas buruk,” tegas Ridwan alias Kibot, warga RT.006/RW\.003, Senin (18/08/2025).

Warga menduga lemahnya pengawasan dari **Dinas Perkimtan Kabupaten Mempawah** menjadi penyebab utama. Selain mutu pengerjaan yang rendah, penggunaan material yang diduga tidak sesuai bestek turut memperburuk kondisi jalan.

Kepala Dinas Perkimtan Kabupaten Mempawah saat dimintai tanggapan hanya mengatakan, pihaknya akan membahas persoalan tersebut secara internal. *“Akan kami bahas di internal dinas untuk mencari solusi. Mohon waktu dan pengertiannya. Ke depan ini akan menjadi bahan evaluasi kegiatan kami di Disperkimtan,”* ujarnya singkat.

Meski demikian, tanggapan tersebut dinilai warga tidak menjawab dugaan adanya penyalahgunaan anggaran. Mereka menyayangkan hasil akhir proyek yang menelan biaya besar, namun kualitasnya jauh dari standar.

Atas kondisi ini, warga berencana melaporkan kasus tersebut ke Kejaksaan Negeri Mempawah, serta melayangkan surat resmi ke **Inspektorat dan BPK Kabupaten Mempawahnya agar dilakukan audit mendalam terkait potensi kerugian negara akibat proyek yang dinilai penuh kejanggalan.

(Red)

Related Articles

Back to top button